Friday, September 23, 2011

Ceramah Ramadhan Bulan Peningkatan Ilmu



Alhamdulillah, segala puji hanya kepada Allah SWT. Kita bersyukur hingga hari ini diberi
kekuatan dan kesempatan untuk menjalani hari-hari Ramadhan dengan penuh amal kebaikan.
Sholawat dan salam kepada Rasulullah SAW nabi junjungan kita semua, yang mengisi Ramadhan
dengan sepenuh amal yang berkah. Memberikan contoh kepada kita beragam amal yang
disyariatkan dalam Ramadhan yang mulia. Semoga kita mampu meniru dan menjalankannya.
Kelima : Karena ilmu membuat kita takut pada Allah SWT
Allah SWT berfirman : Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya,
hanyalah para ulama.. (QS Faathir 28)
Ilmu menjadikan para ulama takut kepada Allah SWT. Bukan hanya ilmu agama atau syariah,
tetapi semua ilmu kebaikan berasal dari Allah sehingga mereka yang mendalaminya semestinya

bisa merasakan keagungan dan kebesaran Allah SWT, untuk kemudian lebih takut kepada-Nya.
Ilmu aqidah membuat orang mengenal Allah SWT dari dalil-dalil naqli dalam Al-Quran dan
Hadits, tentang sifat Allah SWT, kebesaran dan kekuasaan-Nya. Ilmu Fiqh membuat orang
terkagum-kagum dan mengakui kebesaran Allah yang telah menciptakan syariat yang begitu
sempurna dan komprehensif, tidak ada tandingannya dengan hukum buatan manusia ! Begitu
pula mereka yang mempelajari ilmu kedokteran, fisika, biologi bahkan matematika, akan
mengagumi kebesaran Allah SWT melalui ayat-ayat kebesaran Allah SWT yang begitu banyak
tersebar di alam raya ini ; tentang fase penciptaan manusia, tentang pengaturan alam semesta,
tentang anatomi hewan dan tumbuhan, tentang mineral sumber daya alam dan seterusnya dan
seterusnya. Semua menceritakan dengan lugas dan jujur tentang kebesaran Allah SWT. Maka
layaklah jika para ulama dan ilmuwan sholeh menjadi orang yang paling takut kepada Allah SWT.
Keenam : Karena orang yang berilmu akan mendapat kebaikan
Dari Muawiyah ra, Rasulullah SAW bersabda : " Barang siapa yang Allah SWT menginginkan
kebaikan padanya, maka akan difahamkan dalam masalah agama ! " ( HR Bukhori dan Muslim)
Dengan ilmu maka seluruh kebaikan akan mendatanginya. Ketika ibadah maka ia beribadah
dengan benar sesuai syariat. Ia juga beribadah dengan ikhlas dan khusyuk karena ia adalah
orang yang paling takut pada Allah SWT. Ketika ia bermuamalah maka ia mengetahui yang halal
dan haram, maka tidak sekeratpun harta haram masuk dalam tubuhnya dan tubuh anak istrinya.
Bahkan ketika ia mendapat ujian dari Allah SWT, baik yang berupa kenikmatan seperti ;
kekayaan, pangkat jabatan atau yang berupa kesusahan, seperti ; sakit, musibah, kematian dan
cobaan , maka ia menghadapi semua itu dengan syukur ataupun sabar. Syukur dan
48
Sabar adalah sumber kebaikan yang menakjubkan, tidak dimiliki kecuali orang yang beriman dan
berilmu.
Dari Suhaib bin Sinan ra, Rasulullah SAW bersabda : " Sungguh mengagumkan urusan kaum
mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Dan kebaikan ini hanya dimiliki orang mukmin.
Jika mendapat kesenangan ia bersyukur dan itu baik baginya.Jika mendapat musibah ia bersabar
dan hal itu juga baik baginya !" (HR Muslim)
Ketujuh : Karena ilmu yang bermanfaat menjadi pahala yang terus mengalir hingga kiamat
Dari Abu Hurairah Rasulullah SAW bersabda : Semua amal manusia terputus (pahalanya) setelah
kematiannya, kecuali tiga perkara : sedekahnya, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang
mendoakannya " ( HR Muslim)
Kemuliaan orang yang berilmu terus berlanjut hingga hari kiamat, meski jasadnya telah menyatu
dengan tanah. Hal ini berlaku untuk seluruh ilmu kebaikan yang bermanfaat tanpa terkecuali.
Misalnya seseorang mahasiswa dengan ilmu elektronika yang ia dapat di perkuliahannya, pulang
ke desanya yang terpencil dan merintis pembangkit listrik kecil-kecilan pada sungai tepi
desanya. Ia berhasil dan warga desa suka cita menyambutnya. Tidak cukup hanya itu, ternyata
warga desa tetangga pun tertarik mengikutinya dan segera belajar darinya. Kembali ia
mengajarkan, berhasil, dan diikuti oleh yang lainnya. Demikian seterusnya dan kebaikan itu
terus diikuti oleh yang lainnya. Ibaratnya sistem Multi Level Marketing, maka sang mahasiswa
ternyata terus mendapat point dari level di bawah yang mengikuti ilmu kebaikannya, bahkan
hingga ia meninggal nantinya.
Sistem MLM pahala karena ilmu kebaikan yang bermanfaat adalah legal dan disyariatkan dalam
Islam. Dari Jarir bin Abdullah ra, Rasulullah SAW bersabda : " Barang siapa yang mensunnahkan
(memulai) dalam Islam sunnah yang baik, maka bagi dia pahalanya dan pahala orang yang
mengerjakannya setelah itu, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun " ( HR Muslim)
Kedelapan : Karena orang yang berilmu dimintakan ampunan oleh semua makhluk
Dari Abu Darda', Rasulullah SAW bersabda : " dan sesungguhnya orang yang berimu itu,
dimintakan ampunan oleh penghuni langit, bumi bahkan ikan-ikan di laut yang dalam " (HR Ibnu
Hibban)
Mengapa setiap makhluk merasa berhutang budi pada para ulama, bahkan ikan di dalam lautan
?. Dalam kitab Mukhtasor Minhajul Qasidin disebutkan bahwa hal ini terjadi karena ulama
mengajarkan ilmu yang membawa kebaikan pada seluruh makhluk pula, seperti ; ilmu ihsan
dalam penyembelihan, ilmu larangan untuk menyiksa binatang, menebang pepohonan, merusak
alam, dan seterusnya. Sehingga wajar ketika kemudia mereka memintakan ampunan pada Allah
SWT bagi orang yang berilmu.
49
Kesembilan : Karena Allah SWT, para malaikat, penghuni langit dan bumi bershalawat /
mendoakan para pengajar ilmu kebaikan
Dari Abu Umamah ra, Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya Allah SWT dan para malaikat-
Nya, penghuni langit dan bumi, bahkan semut dilobangnya, bahkan juga ikan, semuanya
bershawalat / mendoakan orang yang mengajarkan ilmu kebaikan " ( HR Tirmidzi, ia mengatakan
: Hadits Hasan )
Barangkali ini adalah kemuliaan di atas kemuliaan makhluk bernama manusia. Orang berilmu
yang mendapatkan kemuliaan tak terhingga itu. Bayangkan saja, Sang Kholiq dan makhluk-Nya
semua bershalawat dan mendoakan untuknya! Mengharapkan kebaikan dan kemuliaan itu
senantiasa ada pada orang yang berilmu hingga akhir hayatnya !
Akhirnya, semoga Allah SWT memudahkan niatan kita dalam meningkatkan keilmuan kita,
khususnya pada bulan Ramadhan yang mulia, wallahu a’lam bisshowab.

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Arsip Blog

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

Blog Archive

About

Featured Posts Coolbthemes