Saturday, April 30, 2011

SISTEM PERSEDIAAN BARANG DAGANG


(MERCHANDISE INVENTORY SYSTEMS)
Ada 2 sistem akuntansi yang utama untuk pencatatan barang dagang yang disimpan untuk dijual
yaitu:
1. Sistem periodik
2. Sistem perpetual
Pada sistem periodik, pendapatan dari penjualan dicatat pada waktu penjualan dilakukan tapi
harga pokok penjualan yang terjual tidak langsung dicatat. Jadi untuk mengetahui harga pokok
barang, maka harus dilakukan stock opname yang biasanya dilakukan pada akhir periode.

Sedangkan pada sistem perpetual, baik jumlah penjualan maupun harga pokok barang akan
dicatat pada setiap barang yang dijual.
Harga Pokok Barang Yang Terjual (Cost of Merchandise Sold)
Bentuk Perhitungannya:
Harga pokok barang yang terjual: (Harga Pokok Penjualan)
Persediaan barang 1 jan 199x xx
Pembelian xx
dikurangi: Retur dan pengurangan pembelian xx
Potongan pembelian xx + xx -
Pembelian bersih xx
Ditambah biaya transportasi masuk xx +
Harga pokok pembelian xx +
Barang tersedia untuk dijual xx
dikurangi persediaan barang 31 des, 19xx xx -
Harga pokok barang yang terjual xx
Penyesuaian Persediaan Barang Dagang (Merchandise Inventory Adjustment)
Ikhtisar Rugi Laba xx
Persediaan Barang Dagang xx
Persediaan Barang Dagang xx
Ikhtisar Rugi Laba xx

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Arsip Blog

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

Blog Archive

About

Featured Posts Coolbthemes