Tuesday, April 19, 2011

Balanced Score Card


BalancedScorecard merupakanalat manajemen kontemporer untuk menilai kinerja eksekutif perusahaan yangmencakup keuangan, pelanggan, proses bisnis, pembelajaran dan pertumbuhan.
BalancedScorecard mengukurkinerja eksekutif perusahaan didalam empat aspek organisasi yang salingmenunjang satu dengan yang lainnya, yaitu aspek keuangan, pelanggan, prosesbisnis dan pembelajaran dan pertumbuhan.
Empat Aspekdalam Balanced Scorecard
n  Keuangan
Aspekkeuangan adalah ukuran kinerja manajemen yang terkait dengan hasiltertinggi  yang dapat diberikan kepadapemegang saham perusahaan yang mencakup: return on investment, assetsturnover,revenue mix, dan berkurangnya biaya secara signifikan.
n  Pelanggan
Aspekpelanggan yaitu ukuran kinerja manajemen yang terkait dengan upaya untuk terusmeningkatkan kepuasan terhadap pelanggan termasuk pangsa pasarnya, yangmencakup jumlah pelanggan baru, jumlah costumer dan non customer, kecepatanlayanan pelanggan.
n  Proses Bisnis
Aspek prosesbisnis yaitu ukuran kinerja manajemen yang memfokuskan perhatian pada prosesbisnis internal yang mendorong bisnis perusahaan. Yang mencakup cycle time,cycle delivery, cycle effectiveness.
n  Pembelajaran dan pertumbuhan
Aspekpembelajaran dan pertumbuhan adalah ukuran kinerja manajemen untuk menilaiseluruh upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang dimiliki perusahaandan infrastruktur pendukungnya yang mencakup skill coverege, quality worklife index
ManajemenStrategi
Manajemenstrategi adalah suatu proses yang digunakan oleh manajemen dan karyawan untukmerumuskan dan menimplementasikan strategi dalam penyediaan costumer value terbaikuntuk mewujudkan visi organisasi atau perusahaan.
Didalammanajemen strategi, pembangunan masa depan perusahaan dibagi menjadi dua tahappekerjaan yakni:
  1. Mental Creation atau pembangunan mental yang dilakukan melalui empat tahap yakni: meliputi perumusan strategi, perencanaan strategis, penyusunan program dan penyusunan anggaran
  2. Physical Creation adalah aktivitas fisik yang mencakup dua tahap, yaitu implementasi (implementation) dan pemantauan (monitoring)
BSC sebagaialat manajemen strategi
Sebagaialat perencanaan manajemen strategi, bsc dipergunakan sebagai indikator dariseluruh perencanaan beserta realisasi aktivitas usaha sebuah organisasi. BSCsebagai alat perencanaan manajemen strategik harus mampu menjawab empatpertanyaan utama yang berkaitan dengan aktivitas utama perusahan tersebut,yakni sebagai berikut:
  1. Bagaimana pandangan para pelanggan terhadap perusahaan? (perspektif pelanggan)
  2. Proses bisnis apa yang harus dilakukan ditingkatkan atau diperbaiki perusahaan? (perspektif proses bisnis internal)
  3. Apakah perusahaan dapat melakukan perbaikan dan menciptakan nilai secara berkesinambungan? (perspektif pertumbuhan dan pembelajaran)
  4. Bagaimana penampilan perusahaan dimata para pemegang saham? (perspektif keuangan)
Seluruhproses manajemen strategi dengan menggunakan BSC sebagai landasan pemikiran,dibagi menjadi dua aktivitas:
  1. Aktivitas yang berpusat pada proses, dan
Aktivitas yang berpusat pada manusia 

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Arsip Blog

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

Blog Archive

About

Featured Posts Coolbthemes