Monday, April 25, 2011

ANGGARAN DAN FUNGSI MANAJEMEN (1)


PENGERTIANANGGARAN
Anggaranadalah rencana kerja organisasi dimasa mendatang yang diwujudkan dalam bentukkuantitatif, formal dan sistematis.
Anggaranmemiliki kemiripan dengan ramalan dan proyeksi. Tetapi, antara anggaran denganramalan maupun dengan proyeksi memiliki perbedaan.
Ciri-cirianggaran
         Dinyatakandalam satuan moneter
         Umumnyamencakup kurun waktu satu tahaun
         Mengandungkomitmen manajemen
         Usulananggaran disetujui oleh pejabat yang lebih tinggi dari pelaksana anggaran
         Perubahananggaran (hanya dilakukan apabila ada keadaan khusus)
Analisisyang mendalam apabila terdapat adanya penyimpangan (varians)
FungsiAnggaran
Berkaitanerat dengan empat fungsi manajemen yang antara lain:

         Planning (perencanaan)
         Organizing (Pengorganisasian)
         Actuating (Menggerakkan)
         Controlling (Pengendalian)
Berkaitandengan keempat fungsi diatas maka anggaran memiliki dua fungsi yakni:
  1. Alat perencanaan
  2. Alat pengendalian
Macam-macamAnggaran
  1. Anggaran Operasional (rencana kerja perusahaan yang mencakup semua kegiatan utama perusahaan dalam memperoleh pendapatan didalam suatu periode tertentu) yang termasuk dalam anggaran operasional (anggaran pendapatan, anggaran biaya dan anggaran laba).
  2. Anggaran keuangan (anggaran yang berkaitan dengan rencana pendukung aktivitas operasi perusahaan. Yang termasuk dalam anggaran keuangan (anggaran investasi, anggaran kas dan proyeksi neraca)

Anggarandan perilaku
Didalamproses penyusunan anggaran terdapat berbagai pertimbangan yang perludiperhatikan didalam proses penyusunan anggaran, antara lain:
  1. Tingkat kesulitan
  2. Partisipasi manajemen puncak
  3. Keadilan
  4. Kesulitan departemen anggaran
  5. Struktur organisasi
  6. Sumberdaya perusahaan
Sistematikaanggaran
  1. Perusahaan membuat anggaran penjualan yang berasal dari ramalan penjualan dengan menggunakan data dari tahun-tahun sebelumnya dengan mempertimbangkan faktor eksternal yang relevan (tingkat inflasi, daya beli masyarakat, perubahan selera konsumen, dsb).
  2. Berdasarkan anggaran penjualan tersebut, perusahaan dapat menyusun anggaran produksi dalam satu periode tertentu.
  3. Dari anggaran produksi, perusahaan dapat menentukan jumlah bahan baku yang dibutuhkan dalam satu periode tertentu. Berdasarkan anggaran produksi, dapat disusun anggaran pembelian bahan baku, anggaran biaya tenaga kerja dan anggaran biaya overhead pabrik.
  4. Setelah anggaran produksi disusun biasanya disusun pula anggaran biaya operasi/komersial yang didalamnya terdapat anggaran biaya pemasaran dan anggaran biaya administrasi dan umum.
  5. Berdasarkan gabungan dari keseluruhan anggaran penjualan, anggaran biaya bahan baku, anggaran biaya tenaga kerja, anggaran biaya overhead, dan anggaran biaya komersial tersebut dapat dihasilkan anggaran laba
  6. Tahap akhir dari penyusunan anggaran adalah dengan disusunnya anggaran keuangan
  7. Dari gabungan anggaran penjualan, anggaran produksi, anggaran biaya operasi, dan anggaran investasi dapat disusun anggaran kas
  8. Pada tahap akhir, dapat disusun anggaran neraca.

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Arsip Blog

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

Blog Archive

About

Featured Posts Coolbthemes