Saturday, April 30, 2011

KAS KECIL (PETTY CASH)


Hampir setiap transaksi yang dilakukan perusahaan banyak yang melibatkan kas baik dalam
jumlah kecil maupun dalam jumlah besar. Banyak perusahaan memisahkan transaksi kas
yang jumlahnya besar dengan transaksi kas yang jumlahnya relatif kecil. Untuk pengeluaran
kas yang jumlahnya relatif kecil, banyak perusahaan membentuk dana kas kecil.
Pembentukan dana kas kecil ini untuk memudahkan perusahaan dalam pengontrolan
pengeluaran kas.
Ada 2 sistem dana kas kecil yaitu:

1. Sistem Dana Tetap (IMPREST SYSTEM)
2. Sistem Dana Berubah-ubah (FLUCTUATION SYSTEM)
SISTEM DANA TETAP
Dalam sistem ini jumlah kas kecil yang dibentuk nilainya selalu tetap sebesar jumlah
dana yang diterima pada saat permulaan pembentukan. Setiap kali terjadi transaksi yang
mengharuskan mengeluaran kas, maka petugas kas kecil (kasir) harus melakukan
pembayaran dan kemudian menerima bukti-bukti pengeluaran yang mendukung. Setiap
periodik petugas kas kecil membuat laporan mengenai pengeluaran kas kecil dan
dilampirkan juga bukti-bukti pendukung pengeluaran kas kecil untuk diajukan ke kas pusat
guna memperoleh penggantian uang kas kecil sebesar jumlah yang dikeluarkan.
Dalam sistem ini, setiap kali terjadi transaksi pengeluaran kas kecil, tidak selalu
dibuat jurnal pengeluaran kas kecil tapi bukti-bukti pendukung pengeluaran kas kecil
disimpan sampai diajukannya pengganti uang kas kecil. Pada saat permintaan pengisian
kembali kas kecil atau penggantian uang kas kecil, barulah dibuat jurnal.
Saat pengisian kembali kas kecil, perkiraan yang dikredit bukanlah kas kecil, tapi
perkiraan kas. Maka dalam sistem ini, buku besar kas kecil saldonya tidak berubah atau
nilainya tetap.

SISTEM DANA BERUBAH (FLUCTUATION SYSTEM)
Dalam metode ini jumlah dana kas kecil selalu berubah sesuai dengan jumlah pengisian
kembali dan jumlah pengeluaran dari kas kecil. Dalam sistem ini, setiap kali terjadi
pengeluaran kas kecil, petugas kas kecil mencatat dalam jurnal pengeluaran kas kecil, dan
setiap kali pengisian kembali kas kecil dari kantor pusat, jumlah yang diisi boleh berubah dan
tidak harus seperti awal pembentukan kas kecil.

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Arsip Blog

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

Blog Archive

About

Featured Posts Coolbthemes