Saturday, April 30, 2011

Laba Akuntansi


Ada duaukuran kinerja akuntansi perusahaan yaitu laba akuntansi dan total arus kas.Ahmed Belkaoui (2000:332) menyatakan bahwa laba akuntansi secara operasional didefinisikansebagai perbedaan antara pendapatan yang direalisasikan yang berasal daritransaksi suatu periode dan berhubungan dengan biaya historis. Dalam metode historical cost (biaya historis) labadiukur berdasarkan selisih aktiva bersih awal dan akhir periode yangmasing-masing diukur dengan biaya historis, sehingga hasilnya akan sama denganlaba yang dihitung sebagai selisih pendapatan dan biaya.
Menurutpengertian akuntansi konvensional dinyatakan bahwa laba akuntansi adalahperbedaan antara pendapatan yang dapat direalisir yang dihasilkan daritransaksi dalam suatu periode dengan biaya yang layak dibebankan kepadanya(Muqodim, 2005:111). Suwardjono (2005:455) mendefinisianlaba sebagai penda­patan dikurangi biaya merupakan pendefinisian secara strukturalatau sintaktik karena laba tidak didefinisi secara terpisah dari pengertianpendapatan dan biaya. Pengertian laba yangdianut oleh struktur akun­tansi sekarang ini adalah laba yang merupakan selisihpengukuran pendapatan dan biaya secara akrual.
SFACNo. 1 dalam Ataina (1999) menyatakan bahwa laporan laba rugi yang disusunberdasar basis akrual lebih akurat untuk menaksir prospek aliran kas dari padalaporan laba rugi yang disusun berdasar basis kas. Pengertian semacam ini akanmemudahkan pengukuran dan pelaporan laba secara objektif. Perekayasa akuntansimengharapkan bahwa laba semacam itu bermanfaat bagi para pemakai statemenkeuangan khususnya investor dan kreditor. Pendefinisian laba seperti ini jelasakan lebih bermakna se­bagai pengukur kembalian atas investasi (return on investment) daripada sekadar perubahan kas.
Di dalam laba akuntansiterdapat berbagai komponen yaitu kombinasi beberapa komponen pokok seperti labakotor , laba usaha, laba sebelum pajak dan laba sesudah pajak (Muqodim,2005:131). Sehingga dalam menentukan besarnya laba akuntansi investor dapatmelihat dari perhitungan laba setelah pajak. SFAC No. 1 dalam Belkaoui (2000:332)  mengasumsikan bahwa laba akuntansi merupakanukuran yang baik dari kinerja suatu perusahaan dan bahwa laba akuntansi dapatdigunakan untuk meramalkan arus kas masa depan. Penulis lain mengasumsikanbahwa laba akuntansi adalah relevan dengan cara yang biasa untuk model-modelkeputusan dari investor dan kreditor.
Laba akuntansi denganberbagai interpretasinya diharapkan dapat digunakan antara lain sebagai(Suwardjono, 2005: 456) :
a)      Indikator efisiensi penggunaan dana yangtertanam dalam perusahaan yang diwujudkan dalam tingkat kembalian atasinvestasi (rate of retun  on inuested capital).
b)      Pengukur prestasi atau kinerja badanusaha dan manajemcn.
c)      Dasar penentuan besarnya pengenaanpajak.
d)     Alat pengendalian alokasi sumber dayaekonomik suatu negara.
e)      Dasar penentuan dan penilaian kelayakantarif dalam perusahaan public.
f)       Alat pengendalian terhadap debitor dalamkontrak utang.
g)      Dasar kompensasi dan pembagian bonus.
h)      Alat motivasi manajemen dalampengendalian perusahaan.
i)       Dasarpembagian dividen.
            Bila dilihat secaramendalam, laba akuntansi bukanlahdefinisi yang sesung­guhnya dari laba melainkan hanya merupakan penjelasanmengenai cara untuk menghitung laba. Karakteristik dari pengertian labaakuntansi semacam itu mengandung beberapa keunggulan. Beberapa keunggulan labaakuntansi yang dikemukakan oleh Muqodim (2005 : 114) adalah:
1)      Terbukti teruji sepanjang sejarah bahwalaba akuntansi bermanfaat bagi para pemakainya dalam pengambilan kepu­tusanekonomi.
2)      Laba akuntansi telah diukur dan dilaporkansecara obyektif dapat diuj kebenarannya sebab didasarkan pada transaksi nyatayang didukung oleh bukti.
3)      Berdasarkan prinsip realisasi dalam mengakuipendapatan laba akuntansi memenuhi dasar konservatisme.
4)      Laba akuntansi bermanfaat untuk tujuanpengendalian terutama berkaitan dengan pertanggungjawaban manajemen. 

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Arsip Blog

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

Blog Archive

About

Featured Posts Coolbthemes