Saturday, April 30, 2011

Siklus Akuntansi


A.     Definisi Siklus Akuntansi
       Siklus Akuntansi adalahsuatu proses penyediaan laporan keuangan perusahaan untuk suatu periode waktutertentu. Siklus ini dimulai dari terjadinya transaksi, sampai penyiapanlaporan keuangan pada akhir suatu periode.
SiklusAkuntansi Terdiri dari 2 Fase, yaitu :
I.        FasePencatatan (Recording phase) yangdibagi atas :
1.      Transaksi usaha yang terjadi dicatat dalam “businessducuments” (faktur penjualan, faktur pembelian, nota debit, nota kredit, dll)
2.      Pencatatan ke buku harian berdasarkandokumen-dokumen step 1.
3.      Mengadakan pemindahan (posting) ke buku besar (ledger)
II.      Fase meringkaskan (Summarizing Phase) yang dibagi atas :

4.    Mempersiapkan daftar neraca saldo (Trial Balance)
5.    Data yang diperlukan dikumpulkan dan disusun/membuatpenyesuaian-penyesuaian (adjustments)
6.    Mempersiapkan neraca lajur (work sheet)
7.    Mempersiapkan laporan keuangan (neraca, laporanrugi-laba, dftar perubahan modal, dan laporan aliran kas)
8.    Menyesuaikan dan menutup perkiraan (membuat ayatpenyesuaian / adjusting entries dan ayat-ayat penutup/closing entries)
9.    Mempersiapkan neraca sisa sesudah penutupan (post-closing trial balance)
10.  Membuat ayat-ayat berlawanan/pembalikan (reversing entries).


KESIMPULAN
SiklusAkuntansi adalah suatu proses pembuatan laporankeuangan perusahaan untuk suatu periode tertentu. Dimulai dengan terjadinyatransaksi transaksi yang dicatat dan dikumpulkan secara sistematis.Transaksi-transaksi yang beranekaragam sifatnya, umumnya dicatat dalambukti-bukti formil yang catatan-catatan selanjutnya.
Daribukti-bukti asli tersebut kemudian diadakan dalam Buku Harian (jurnal) .Selanjutnya dipindahkan ke Buku Besar (Ledger). Pemindahan Buku Harian ke BukuBesar merupakan klasifikasi menurut sifat masing-masing transaksi dalamperkiraan-perkiraan. Disamping Buku Besar terdapat pula Tambahan (Sub Ledger)yang memperinci tiap gabungan dalam Buku Besar. Buku Tambahan ini antara lain ;Buku Piutang, Buku Hutang, Buku Persediaan, dan lain – lain. Pada akhir tahunsuatu masa (akhir tahun) atau akhir setengah tahun dari buku daftar kertaskerja (Work Sheet) yang memuat semua perkiraan dalam buku Besar. Kertas Kerjaini sekaligus dipakai untuk menyusun Perhitungan Laba-Rugi dan Neraca setelahdiadakan pembetulan-pembetulan seperlunya dan pemindahan poss-poss tertentuyang disebut dengan penyesuaian (adjustment).Setelah Kertas Kerja selesaidisusunlah Laporan Keuangan berupa Neraca, Laporan Laba Rugi, dan LaporanPerubahan Posisi Keuangan. 

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Arsip Blog

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

Blog Archive

About

Featured Posts Coolbthemes