Monday, October 17, 2011

Pengertian Pergaulan Bebas


A.Pengertian Pergaulan Bebas

Kita tentu tahu bahwa pergaulan bebas itu adalah salah satu bentuk perilakumenyimpang, yang mana “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas normaketimuran yang ada. Masalah pergaulan bebas ini sering kita dengar baik dilingkungan maupun dari media massa.
Remaja adalah individu labil yang emosinya rentan tidak terkontrol olehpengendalian diri yang benar. Masalah keluarga, kekecewaan, pengetahuan yangminim, dan ajakan teman-teman yang bergaul bebas membuat makin berkurangnyapotensi generasi muda Indonesiadalam kemajuan bangsa.

B. Penyebab & Dampak Maraknya Pergaulan Bebas Remaja Indonesia

a. Ada banyaksebab remaja melakukan pergaulan bebas. Penyebab tiap remaja mungkin berbedatetapi semuanya berakar dari penyebab utama yaitu kurangnya pegangan hidupremaja dalam hal keyakinan/agama dan ketidakstabilan emosi remaja. Hal tersebutmenyebabkan perilaku yang tidak terkendali, seperti pergaulan bebas &penggunaan narkoba yang berujung kepada penyakit seperti HIV & AIDS ataupunkematian. Berikut ini di antara penyebab maraknya pergaulan bebas di Indonesia:

- Sikap mental yang tidak sehat
Sikap mental yang tidak sehat membuat banyaknya remaja merasa bangga terhadappergaulan yang sebenarnya merupakan pergaulan yang tidak sepantasnya, tetapimereka tidak memahami karena daya pemahaman yang lemah. Dimana ketidakstabilanemosi yang dipacu dengan penganiayaan emosi seperti pembentukan kepribadianyang tidak sewajarnya dikarenakan tindakan keluarga ataupun orang tua yangmenolak, acuh tak acuh, menghukum, mengolok-olok, memaksakan kehendak, danmengajarkan yang salah tanpa dibekali dasar keimanan yang kuat bagi anak, yangnantinya akan membuat mereka merasa tidak nyaman dengan hidup yang mereka biasajalani sehingga pelarian dari hal tersebut adalah hal berdampak negatif,contohnya dengan adanya pergaulan bebas.
- Pelampiasan rasa kecewa
Yaitu ketika seorang remaja mengalami tekanan dikarenakan kekecewaannyaterhadap orang tua yang bersifat otoriter ataupun terlalu membebaskan, sekolahyang memberikan tekanan terus menerus(baik dari segi prestasi untuk remaja yangsering gagal maupun dikarenakan peraturan yang terlalu mengikat), lingkunganmasyarakat yang memberikan masalah dalam sosialisasi, sehingga menjadikanremaja sangat labil dalam mengatur emosi, dan mudah terpengaruh oleh hal-halnegatif di sekelilingnya, terutama pergaulan bebas dikarenakan rasa tidaknyaman dalam lingkungan hidupnya.
- Kegagalan remaja menyerap norma
Hal ini disebabkan karena norma-norma yang ada sudah tergeser oleh modernisasiyang sebenarnya adalah westernisasi.



b.Dampakdari pergaulan bebas
Pergaulan bebas identik sekali dengan yang namanya “dugem” (dunia gemerlap).Yang sudah menjadi rahasia umum bahwa di dalamnya marak sekali pemakaiannarkoba. Ini identik sekali dengan adanya seks bebas. Yang akhirnya berujungkepada HIV/AIDS. Dan pastinya setelah terkena virus ini kehidupan remaja akanmenjadi sangat timpang dari segala segi.

C. Solusi Untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan Bebas
Kita semua mengetahui peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME,penyaluran minat dan bakat secara positif merupakan hal-hal yang dapat membuatsetiap orang mampu mencapai kesuksesan hidup nantinya. Tetapi walaupunkata-kata tersebut sering ‘didengungkan’ tetap saja masih banyak remaja yangmelakukan hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan. Selain daripada solusi diatas masih banyak solusi lainnya. Solusi-solusi tersebut adalah sebagaiberikut:
1. Memperbaiki cara pandang dengan mencoba bersikap optimis dan hidup dalam“kenyataan”, maksudnya sebaiknya remaja dididik dari kecil agar tidak memilikiangan-angan yang tidak sesuai dengan kemampuannya sehingga apabila remajamendapatkan kekecewaan mereka akan mampu menanggapinya dengan positif.
2. Menjaga keseimbangan pola hidup. Yaitu perlunya remaja belajar disiplindengan mengelola waktu, emosi, energi serta pikiran dengan baik dan bermanfaat,misalnya mengatur waktu dalam kegiatan sehari-hari serta mengisi waktu luangdengan kegiatan positif
3. Jujur pada diri sendiri. Yaitu menyadari pada dasarnya tiap-tiap individuingin yang terbaik untuk diri masing-masing. Sehingga pergaulan bebas tersebutdapat dihindari. Jadi dengan ini remaja tidak menganiaya emosi dan diri merekasendiri.
4. Memperbaiki cara berkomunikasi dengan orang lain sehingga terbina hubunganbaik dengan masyarakat, untuk memberikan batas diri terhadap kegiatan yangberdampak negatif dapat kita mulai dengan komunikasi yang baik denganorang-orang di sekeliling kita.
5. Perlunya remaja berpikir untuk masa depan. Jarangnya remaja memikirkan masadepan. Seandainya tiap remaja mampu menanamkan pertanyaan “Apa yang akanterjadi pada diri saya nanti jika saya lalai dalam menyusun langkah untukmenjadi individu yang lebih baik?” kemudian hal itu diiringi dengantindakan-tindakan positif untuk kemajuan diri para remaja. Dengan itu makaremaja-remaja akan berpikir panjang untuk melakukan hal-hal menyimpang dan akanberkurangnya jumlah remaja yang terkena HIV & AIDS nantinya.

Selain usaha dari diri masing-masing sebenarnya pergaulan bebas dapat dikurangiapabila setiap orang tua dan anggota masyarakat ikut berperan aktif untukmemberikan motivasi positif dan memberikan sarana & prasarana yangdibutuhkan remaja dalam proses keremajaannya sehingga segalanya menjadibermanfaat dalam kehidupan tiap remaja.

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Arsip Blog

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

Blog Archive

About

Featured Posts Coolbthemes