Wednesday, October 19, 2011

Pengertian OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)


A.   PENGERTIAN OSIS
  1. Secara Sematis
Di dalam SuratKeputusan Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 226/C/Kep/0/1993disebutkan bahwa organisasi kesiswaan di sekolah adalah OSIS. Kepanjangan OSISterdiri dari, organisasi, siswa, intra, sekolah:
Masing-masingmempunyai pengertian:
    1. Organisasi
Secara umumadalah kelompok kerjasama antara pribadi yang diadakan untuk mencapai tujuanbersama. Organisasi dalam hal ini dimaksudkan satuan atau kelompok ke rjasamapara siswa yang dibentuk dalam usaha untuk mencapai tujuan bersama, yaitumendukung terwujudnya pembinaan kesiswaan.
    1. Siswa
adalah pesertadidik pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah.
    1. Intra
adalah berartiterletak didalam dan di antara. Sehingga OSIS berarti suatu organisasi siswayang ada di dalam dan di lingkungan sekolah yang bersangkutan.
    1. Sekolah
adalah satuanpendidikan tempat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara berjenjangdan bersinambungan.

  1. Secara Organisasi
OSIS adalahsatu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di sekolah. Oleh karena itu setiapsekolah wajib membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), yang tidakmempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadibagian / alat dari organisasi lain yang ada di luar sekolah.

  1. Secara fungsional
Dalam rangkapelaksanaan kebijaksanaan pendidikan khususnya di bidang pembinaan kesiswaanarti yang terkandung lebih jauh dalam pengertian OSIS adalah sebagai salah satudari empat jalur pembinaan kesiswaa, di sampig ketiga jalur yang lain yaitu :Latihan Kepemimpinan, Ekstrakurikuler dan Wawasan Wiyatamandala.

  1. Secara Sistem
Apabila OSISdipandang suatu sistem, berarti OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok siswabekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam hal ini OSIS dipandang sebagaisistem, dimana sekumpulan para siswa mengadakan koordinasi dalam upayamencitapakan suatu organisasi yang mengadakan koordinasi dalam upayamenciptakan suatu organisasi yang mampu mencapai tujuan. Oleh karena OSISsebagai suatu sistem ditandai beberapa ciri pokok:
    1. berorient asi pada tujuan.
    2. memiliki susunan kehidupan kelompok
    3. memiliki sejumlah peranan.
    4. terkoordinasi dan
    5. berkelanjutan dalam waktu tertentu.

B.    PERANAN
Salah satu ciri pokok suatu organisasi ialah memiliki berbagai macamfungsi dan peranan. Demikianlah pada OSIS sebagai suatu organisasi memilikipola beberapa peranan atau fungsi dalam mencapai tujuan.
Sebagai suatu organisasi perlu pula memperhatikan faktor-faktor yangsangat berperan, agar OSIS sebagai organisasi tetap hidup dalam arti tetapmemiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan perkembagan. Ada beberapa faktor yangperlu diperhatikan agar OSIS tetap eksis yaitu:
  1. Sumber daya
  2. Efisiensi
  3. Koordinasi kegiatan sejalan dengan tujuan
  4. Pembaharuan
  5. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan luar
  6. Terpenuhinya fungsi dan peran seluruh komponen.

Berdasarkanprinsip-prinsip organisasi tersebut agar OSIS selalu dapat mewujudkanperanannya sebagai salah satu jalur pembinaan kesiswaan perlu di pahami apasebenarnya arti, peran dan manfaat apa saja yang diperoleh melalui OSIStersebut.
Peranan adalah manfaat ataukegunaan yang dapat disumbangkan OSIS dalam rangka pembinaan kesiswaan.

Sebagai salahsatu jalur pembinaan kesiswaan, peranan OSIS adalah:
  1. Sebag ai Wadah
OrganisasiSiswa Intra Sekolah merupakan satu-satunya wadah kegiatan para siswa di Sekolahbersama dengan jalur pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya tujuanpembinaan kesiswaan. Oleh sebab itu OSIS dalam mewujudkan fungsinya sebagaiwadah. Wahana harus selalu bersama-sama dengan jalur lain, yaitu latihankepemimpinan, ekstrakurikuler, dan wawasan wiyatamandala. Tanpta selingberkerjasama dari berbagai jalur, peranan OSIS sebagai wadah tindakan berfungsilagi.

  1. Sebagai Penggerak / Motivator
Motivatoradalah perangsang yang menyebabkan lahirnya keinginan, semangat para siswauntuk berbuat dan melakukan kegiatan bersama dalam mencapai tujuan. OSIS akantampil sebagai penggerak apabila para pembina, pengurus mampu membawa OSISselalu dapat menyesuaikan dan memenuhi kebutuhan yang diharapkan, yaitumenghadapi perubahan, memiliki daya tangkal terhadap acanaman, memanfaatkanpeluang dan perubahan, dan yang paling penting memberikan kepuasan kepadaanggota. Dengan bahasa manajemen OSIS mampu memainkan fungsi intelektual, yaitumampu meningkatkan keberadaan OSIS baik secara internal maupun eksternal.Apabila OSIS dapat berfungsi demikian sekaligus OSIS berhasil menampilkanperanannya sebagai motivator.

  1. Peranan yang bersifat preventif
Apabila peranyang bersifat intelek dalam arti secara internal OSIS dapat menggerakan sumberdaya yang ada secara eksternal OSIS mampu mengadaptasi dengan lingkungan,seperti : menyelesaikan persoalan perilaku menyimpang siswa dan sebagainya.Dengan demikian secara preventif OSIS berhasil ikut mengamankan sekolah darisegala ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar. Peranan Preventif OSISakan terwujud apabila peranan OSIS sebagai pendorong lebih dahulu harus dapatdiwujudkan.

Melaluiperanan OSIS tersebut dapat ditarik beberapa manfaat sebagai berikut:
  1. Meningkatkan nilai-nilai ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Meningkatkan kesadaran berbangsa, bernegara dan cinta tanah air.
  3. Meningkatkan kepribadian dan budi pekerti luhur.
  4. Meningkatkan kemampuan berorganisasi, pendidikan politik dan kepemimpinan.
  5. Meningkatkan ketrampilan, kemandirian dan percaya diri.
  6. Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani.
  7. Menghargai dan menjiwai nilai-nilai seni, meningkatkan dan mengembangkan kreasi seni.

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Arsip Blog

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

Blog Archive

About

Featured Posts Coolbthemes