Thursday, October 20, 2011

PENGERTIAN KONSERVASI



Konservasiitu sendiri merupakan berasal dari kata Conservation yang terdiri ataskata con (together) dan servare (keep/save) yangmemiliki pengertian mengenai upaya memelihara apa yang kita punya (keep/savewhat you have), namun secara bijaksana (wise use). Ide inidikemukakan oleh Theodore Roosevelt (1902) yang merupakan orang Amerika pertamayang mengemukakan tentang konsep konservasi. Konservasi dalam pengertiansekarang, sering diterjemahkan sebagai the wise use of nature resource(pemanfaatan sumberdaya alam secara bijaksana).
Konservasijuga dapat dipandang dari segi ekonomi dan ekologi dimana konservasi dari segiekonomi berarti mencoba mengalokasikan sumberdaya alam untuk sekarang,sedangkan dari segi ekologi, konservasi merupakan alokasi sumberdaya alam untuksekarang dan masa yang akan datang.
Apabila merujuk pada pengertiannya, konservasididefinisikan dalam beberapa batasan, sebagai berikut :
1.      Konservasi adalah menggunakansumberdaya alam untuk memenuhi keperluan manusia dalam jumlah yang besar dalamwaktu yang lama (American Dictionary).

2.      Konservasi adalah alokasi sumberdayaalam antar waktu (generasi) yang optimal secara sosial (Randall, 1982).
3.      Konservasi merupakan manajemenudara, air, tanah, mineral ke organisme hidup termasuk manusia sehingga dapatdicapai kualitas kehidupan manusia yang meningkat termasuk dalam kegiatanmanajemen adalah survai, penelitian, administrasi, preservasi, pendidikan,pemanfaatan dan latihan (IUCN, 1968).
4.      Konservasi adalah manajemenpenggunaan biosfer oleh manusia sehingga dapat memberikan atau memenuhikeuntungan yang besar dan dapat diperbaharui untuk generasi-generasi yang akandatang (WCS, 1980).
DiAsia Timur, konservasi sumberdaya alam hayati (KSDAH) dimulai saat Raja Asoka(252 SM) memerintah, dimana pada saat itu diumumkan bahwa perlu dilakukanperlindungan terhadap binatang liar, ikan dan hutan.  Sedangkan diInggris, Raja William I (1804 M) pada saat itu telah memerintahkan parapembantunya untuk mempersiapkan sebuah buku berjudul Doomsday Book yangberisi inventarisasi dari sumberdaya alam milik kerajaan. 
Kebijakankedua raja tersebut dapat disimpulkan sebagai suatu bentuk konservasisumberdaya alam hayati pada masa tersebut dimana Raja Asoka melakukan konservasiuntuk kegiatan pengawetan, sedangkan Raja William I melakukan pengelolaansumberdaya alam hayati atas dasar adanya data yang akurat.  Namun darisejarah tersebut, dapat dilihat bahwa bahkan sejak jaman dahulu, konsepkonservasi telah ada dan diperkenalkan kepada manusia meskipun konsepkonservasi tersebut masih bersifat konservatif dan eksklusif (kerajaan). Konseptersebut adalah konsep kuno konservasi yang merupakan cikal bakal dari konsepmodern konservasi dimana konsep modern konservasi menekankan pada upayamemelihara dan memanfaatkan sumberdaya alam secara bijaksana.

Sedangkan menurut Rijksen (1981),konservasi merupakan suatu bentuk evolusi kultural dimana pada saat dulu, upayakonservasi lebih buruk daripada saat sekarang. 
Secara keseluruhan, KonservasiSumberdaya Alam Hayati (KSDAH) adalah pengelolaan sumberdaya alam hayati yangpemanfaatannya dilakukan secara bijaksana untuk menjamin kesinambunganpersediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai dankeanekaragamannya. 
Di Indonesia, kegiatan konservasiseharusnya dilaksanakan secara bersama oleh pemerintah dan masyarakat, mencakupmasayarakat umum, swasta, lembaga swadaya masayarakat, perguruan tinggi, sertapihak-pihak lainnya.  Sedangkan strategi konservasi nasional telahdirumuskan ke dalam tiga hal berikut taktik pelaksanaannya, yaitu :
1.      Perlindungansistem penyangga kehidupan (PSPK)
a.   Penetapan wilayahPSPK.
b.   Penetapan poladasar pembinaan program PSPK.
c.   Pengaturan carapemanfaatan wilayah PSPK.
d.   Penertibanpenggunaan dan pengelolaan tanah dalam wilayah PSPK.
e.   Penertibanmaksimal pengusahaan di perairan dalam wilayah PSPK.
2.      Pengawetankeanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya
a.   Pengawetankeanekaragaman tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya
b.   Pengawetan jenistumbuhan dan satwa (in-situ dan eks-situ konservasi).
3.     Pemanfaatan secara lestari sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya.
  1. Pemanfaatan kondisi lingkungan kawasan pelestarian alam.
  2. Pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar (dalam bentuk : pengkajian, penelitian dan pengembangan, penangkaran, perdagangan, perburuan, peragaan, pertukaran, budidaya).

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Arsip Blog

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

Blog Archive

About

Featured Posts Coolbthemes