Monday, July 4, 2011

PERANAN ISLAM DALAM PERKEMBANGAN IPTEK




Perkembangan ilmupengetahuan dan teknologi (iptek) di satu sisi memang berdampak positif, yaknidapat memperbaiki kualitas hidup manusia. Berbagai sarana modern industri,komunikasi, dan transportasi, misalnya, terbukti amat bermanfaat. Denganditemukannya mesin jahit, dalam 1 menit bisa dilakukan sekitar 7000 tusukanjarum jahit. Bandingkan kalau kita menjahit dengan tangan, hanya bisa 23tusukan per menit (Qardhawi, 1997). Dahulu Ratu Isabella (Spanyol) di abad XVIperlu waktu 5 bulan dengan sarana komunikasi tradisional untuk memperoleh kabarpenemuan benua Amerika oleh Columbus (?). Lalu di abad XIX Orang Eropa perlu 2minggu untuk memperoleh berita pembunuhan Presiden Abraham Lincoln. Tapi pada1969, dengan sarana komunikasi canggih, dunia hanya perlu waktu 1,3 detik untukmengetahui kabar pendaratan Neil Amstrong di bulan (Winarno, 2004). Dulu orangnaik haji dengan kapal laut bisa memakan waktu 17-20 hari untuk sampai keJeddah. Sekarang dengan naik pesawat terbang, kita hanya perlu 12 jam saja.Subhanallah…

Tapi di sisi lain, tak jarang iptekberdampak negatif karena merugikan dan membahayakan kehidupan dan martabatmanusia. Bom atom telah menewaskan ratusan ribu manusia di Hiroshima danNagasaki pada tahun 1945. Pada tahun 1995, Elizabetta, seorang bayi Italia,lahir dari rahim bibinya setelah dua tahun ibunya (bernama Luigi) meninggal.Ovum dan sperma orang tuanya yang asli, ternyata telah disimpan di “bank” dankemudian baru dititipkan pada bibinya, Elenna adik Luigi (Kompas, 16/01/1995).Bayi tabung di Barat bisa berjalan walau pun asal usul sperma dan ovumnya bukandari suami isteri (Hadipermono, 1995). Bioteknologi dapat digunakan untukmengubah mikroorganisme yang sudah berbahaya, menjadi lebih berbahaya, misalnyamengubah sifat genetik virus influenza hingga mampu membunuh manusia dalambeberapa menit saja (Bakry, 1996). Kloning hewan rintisan Ian Willmut yangsukses menghasilkan domba kloning bernama Dolly, akhir-akhir ini diterapkanpada manusia (human cloning). Lingkungan hidup seperti laut, atmosfer udara,dan hutan juga tak sedikit mengalami kerusakan dan pencemaran yang sangat parahdan berbahaya. Beberapa varian tanaman pangan hasil rekayasa genetika jugadiindikasikan berbahaya bagi kesehatan manusia. Tak sedikit yang memanfaatkanteknologi internet sebagai sarana untuk melakukan kejahatan dunia maya (cybercrime) dan untuk mengakses pornografi, kekerasan, dan perjudian.
Di sinilah, peran agama sebagai pedomanhidup menjadi sangat penting untuk ditengok kembali. Dapatkah agama memberituntunan agar kita memperoleh dampak iptek yang positif saja, serayamengeliminasi dampak negatifnya semiminal mungkin? Sejauh manakah agama Islamdapat berperan dalam mengendalikan perkembangan teknologi modern? Tulisan inibertujuan menjelaskan peran Islam dalam perkembangan dan pemanfaatan teknologitersebut.

0 comments:

Post a Comment

Sample Text

Social Profiles

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

About

Featured Posts Coolbthemes