Monday, March 12, 2012

Sejarah Peradaban Romawi Kuno


Romawi ialahperadaban dunia yang letaknya terpusat di kota Roma masa kini. Peradaban Romawidikembangkan Suku Latia yang menetap di lembah Sungai Tiber. Suku Latiamenamakan tempat tinggal mereka ‘Latium’. Latium merupakan kawasan lembahpegunungan yang tanahnya baik untuk pertanian. Penduduk Latium kemudian disebutbangsa Latin. Pada mulanya, di daerah Latium inilah bangsa Latin hidup danberkembang serta menghasilkan peradaban yang tinggi nilainya.

Kota Roma yangmenjadi pusat kebudayaan mereka terletak di muara sungai Tiber. Waktuberdirinya Kota Roma yang yang terletak di lembah Sungai Tiber tidak diketahuisecara pasti. Legenda menyebut bahwa Roma didirikan dua bersaudara keturunanAenas dari Yunani, Remus dan Romulus.

“Menurut berita2lama, Roma didirikan oleh Remus dan Romulus pada tahun 750. Remus dan Romulusini anak Rhea silva, turunan Aenas –seorang pahlawan Troya jang dapat melarikandiri waktu Troya dikalahkan dan dibakar oleh bangsa Jujani”

Orang-orang Romawimemiliki kepercayaan terhadap dewa-dewa, seperti orang-orang di Yunani. Hanyasaja dewa-dewa di romawi berbeda dengan di Yunani. Dewa-dewa yang dipercayaioleh orang-orang Romawi antara lain :

1).Jupiter (rajadewa-dewa)
2. Yuno (dewi rumahtangga)
3. Minerus (dewipengetahuan)
4. Venus (dewikecantikan)
5. Mars (dewa perang)
6. Neptenus (dewalaut)
7. Diana (dewiperburuan)
8. Bacchus (dewaanggur)

Roma berhasilmenundukkan bangsa-bangsa yang tinggal disekitarnya satu persatu, baik denganjalan kekrasan maupun jalan damai. Hingga akhirnya Roma berhasil menguasaiseluruh Italia Tengah.

Sebelum itu, sekiratahun 492, Daerah Latium sebagai tempat berdirinya kota Roma dikuasai olehkerajaan Etruskia, yang terletak disebelah utaranya sampai pada tahun 500 SM.Pada tahun 500 SM bangsa Latium memberontak terhadap kerajaan Etruskia danberhasil memerdekaan diri serta mendirikan negara sendiri yang berbentukrepublik. Maka sejak itu, Roma menjadi republik dan kepala negaranya disebutkonsul yang dipilih setiap tahun sekali. Konsul selain menjadi penguasa negarajuga ketua senat dan panglima besar.

Bangsa Romawi yangsemula petani, setelah mengalahkan penguasa Etruskia kemudian menjadi bangsapenguasa besar dengan manaklukan wilayah yang luasa sampai ke Laut Tengah.Bangsa yang semula petani ini kemudian menjadi masyarakat kapitalis danmaterialis. Selain sebagai bangsa yang suka dengan perang bangsa Romawi jugamengumpulkan kekayaan sebagai modal usaha. Mereka membali ladang-ladang dankemudian penggarapannya dilakukan oleh para budak yang didatangkan daridaerah-daerah jajahan.

Penguasa Gayus JuliusCaesar meluaskan wilayahnya sampai ke Jerman, Belgia, Belanda dan bahkan sampaimenyebrangi selat Calis ke Inggris. Selain sebagai penguasa mutlak JuliusCaesar juga mengembangkan kalender baru yang disebut kalender Julian. Kelenderini terus dipakai sampai kemudian diperbaharui oleh Gregorius yang kemudiandikenal dengan dengan kalender Gregorius. Julius Caesar dibunuh oleh Brutus danCasinus yang menginginkan suatu pemerintahan berbentuk Republik. Akan tetapi,cita-cita kedua orang itu tidak berhasil dan tetap mempertahankan sistempemerintahan diktator. Anak angkat Julius Caesar bernama Oktvaianus kemudiandapat menguasai Romawi kembali dan berkuasa secara diktator.
Dalam kekuasaannya,Oktavianus banyak dikelilingi orang-orang pandai sehingga ia dapat berkuasacukup lama. Oleh senat Oktavianus diberi gelar “Augustus” yang artinya “YangMaha Mulia”. Dengan stabilitas pemerintahan pada masa Kaisar Octavianus makamulailah bidang kebudayaan mendapat perhatian.

Kebudayaan Romawimendapat unsur-unsur pokok dari kebudayaan Etrusia dan Yunani. Hal ini berartikebudayaan Romawi merupakan hasil perpaduan dari kebudayaan yunani dan Etrusia,tanapa ada unsur-unsur dari kebudayaan romawi sendiri.
Pada masa Octavianus,orang-orang Romawi melihat sesuatu dari sudut kegunaannya. Pandangan hidupbangsa Romawi ini memberikan warna pada kehidupan agama. Tepatlah apa yangdiungkapkan oleh Cicero, bahwa agama bagi mereka bukan untuk mendidik manusiakepada kebajikan, melainkan manusia sehat dan kaya. Dengan pandangan hidup yangpraktis ini menjadi ciri utama orang-orang Romawi.

Dalam lapangan ilmupengetahuan, bangsa Romawi bukanlah pencipta teori-teori, tetapi pelaksanateori yang telah ada sejak zaman Yunani. Dengan ini mata rantai jangseakan-akan putus dalam perkembangan ilmu pengetahuan menjadi tumbuh kembali.Bila sarjana Yunani adalah ahli teori, maka sarjana Romawi adalah ahli praktek.
Masa Octavianusmerupakan masa penyempurnaan seni dan budaya Romawi. Pengaruh budaya Yunanimulai masuk dengan kuatnya sejak tahun 146 SM bersamaan dengan usaha bangsaRomawi melakukan penaklukan di Laut Tengah. Selama kekuasaan Romawi, seniRomawi disebarkan ke Eropa dan sekitar Laut Tengah.

Seni Romawisebenarnya merupakan pencampuran dua unsur seni budaya, yaitu Romawi yangmerupakan daerah kekuasaan Etruskia dan seni Yunani. Pada hekakatnya budaya inibukan berasal dari rakyat biasa melinkan dari golongan bangsawan. Golonganseniman besar, seperti yang terdapat di Yunani di Roma tidak ada. Justru bangsaRomawi mendatangkan seniman-seniman dari Yunani. Oleh karena itu, pengaruhYunani di Romawi sangat kuat. Politik maupun seni dan budaya Roma di bawahbangsa Etruskia. Dengan begitu seni Romawi pada dasarnya adalah pencampuranunsur-unsur budaya Etruskia dan Yunani yang kemudian menjadi seni budaya baru.

Orang Romawi senangmenciptakan sesuatu secara besar-besaran karena mereka suka sesuatu yang megah,mewah, dan monumental, serta menarik perhatian. Semua hasil karya budayaterutama karya seni rupa, baik berupa seni bangunan, seni patung atau relief,maupun seni lukisnya dibuat serba besr, megah, dan penuh hiasan. Orang-orangRomawi menciptakan karya teknik bangunan yang menggumkan, seperti bangunan saluranair (aquaduct), jembatan, gedung besar untuk balai pertemuan dan pasar,bangunan untuk olahraga dan pentas seni (thermen, theater, amphitheater).Selain bangunan diatas, juga terdapat banguan kuil untuk persemayam dewa. OrangRomawi melanjutkan pengetahuan orang Yunani antara lain bangunan dengankontruksi lengkung untuk membuat ruangan-ruangan menjadi luas.

Bangunan atap kubahuntuk pertama kali diciptakan kurang lebih tahun 30 SM untuk bangunan Thermaedi Baaie. Mereka juga membangun bangunan umum seperti jalan raya. Jalan rayayang terkenal adalah jalan Via Apia.

Rumah-rumah dewa ataukuil yang dibangun memiliki ukuran besar. Kuil-kuil yang berukuran besartersebut antara lain Tempel Jupiter (abad ke-6 SM), Appolo dan Venus di Roma.Untuk setiap bangunan kuil tersebut di gunakan tinga-tiang penyangga. Batangtiang penyanggga atap menggunakan menggunakan kepala tiang dengan ciri-ciriYunanni seperti Doria, Ionia, dan Korinthia.

Bangsa Romawi jugaahli dalam pembuatan patung terutama patung setangah dada atau potret. Bentukwajah dibuat dengan sangat teliti, sedangkan tubuh dan lainnya lebih sederhana.Kecakapan membuat patung ini berhubungan dengan kebiasaan keluarga-keluargaterkemuka bangsa Romawi yang senang membuat patung nenek moyang dalam jumlahbanyak dan sangat teliti. Biasanya patung nenak moyang disimpan di rumah danditempatkan dalam satu ruangan khusus yang disebut Atrium. Atrium ini jugadilengkapi dengan altar.

Orang-orang Romawidalam membuat patung memiliki kebiasaan yang sama dengan bangsa Yunani. Dalammembuat patung, orang-orang Romawi selalu mematungkan tokoh-tokoh penguasa,tokoh-tokoh politik, dan cendikiawan. Banyak sekali tokoh penguasa, tokohpolitik dan cendikiawan yang dijadikan sebagai latar dalam membuat patungseperti wajah tokoh Julius Caesar, Agustus, Tuchidides, Demostenes, Caracalla,dan lainnya. Gambar wajah para tokoh ini selain dipatungkan juga dilukiskanpada mata uang logam.

Bangsa Romawi jugasenang pada keindahan rumahnya. Dinding bagian dalam rumah dihias denganlukisan untuk memberikan kesan luas. Kegiatan memperindah dinding ini biasapada dinding rumah dengan cara melukis pemandangan alam dan bangunan-bangunanrumah yang seolah-olah terlihat dari jendela. Kegiatan melukis padadinding-dinding rumah yang dilakukan oleh orang-orang Romawi ternyata menirukebiasaan bangsa Yunani. Dengan demikian melukis Cara melukis yang dilakukanoleh orang Romawi memdapat pengaruh basar dari Yunani. Dari seni melukis padadinding ini banyak ditemukan peninggalan-peninggalan yang merupakan hasilkebudayaan masyarakat Romawi. Salah satu dari sekian banyak peninggalankebudayaan ini adalah peninggalan lukisan didinding rumah yang terdapat diPompeii. Peninggalan lainnya terdapat di Roma yang menggambarkan pengantinperempuan dan teman-temannya sedang mempersiapkan upacara perkawinan. Selainpada dinding rumah, seni lukis juga ditemukan pada mangkuk, jambangan, piringdan tempat bunga.

Bangsa Romawi yangsenang membuat bangunan monumental menyebabkan bangsa ini kaya dengan hasil-hasilbangunan berupa monumen dan kuil. Monumen yang dibuat oleh bangsa romawi berupapintu gerbang kemenangan atau tiang kemenangan. Bangunan monumen ini digunaaknuntuk memperingati suatu peristiwa sejarah. Pada banguan monumen itu diberirelief yang menggambarkan peristiwa kemenangan. Peninggalan seni monumen initerdapat di Roma dan dibeberapa daerah jajahan Romawi.
Perubahanketatanegaraan Romawi dari republik ke bentuk kekaisaran tidak mengendurkansemangat dan perkembangan budaya orang-orang Roma untuk mendirikan bangunanberupa bangunan monumental. Hanya saja, apabila pada masa republik pendukungseni budaya dilakukan oleh para bangsawan. Namun, setelah menjadi kekaisaran,yang mendukung seni budaya adalah golongan istana. Sejak kaisar Agustus, seni budayaelbih cenderung mejadi seni kuna yang berkiblat pada Yunani.
Setiap kaisar yangberkuasa di Romawi selalu meninggalkan seni budaya beruapa bangunan monumen.Kebiasaan yang dilakukan oleh kiasar-kaisar ini dilakukan sebagai sarana untukmenunjukan jasanya kepada negara. Maka sejak kiasar-kaisar ini berkuasa, banyaksekali didirikan bangunan besar dan megah dengan menggunakan bahan dari marmer.

Peninggalan senibangunan Romawi pada masa kekaisaran ini jumlah sangat banyak. Banguan-banguanmonmen tersebut antara lain:
1. Kuil Zeus yangdidirikan di Olympia.
2. Kuil JupiterHeliopalitanus di ba’albek (syria)
3. Pantheon merupakansebuah kuil yang kemudian digunakan untuk gereja.
4. Mousoleum di Romayang didirikan pada tahun 175 SM.
Mousoleum merupakanbangunan yang berupa makam yang indah. Pada sisi dalam ruang Mousoleum dihiasaiddengan berbagai ornamen yang indah.
5. Teater di Pompeii,solona, dan Asperados.
6. Amphiteater
Amphpiteatermerupakan perpaduan dua buah teater yang dipergunakan untuk pertunjukan mengadubenteng dan untuk perkelahian gladiator, tempat duduk penonton berkeliling,semakin kebelakang semakin tinggi. Amphipater pada masa kaisar Vespasianus (695SM) dipergunakan untuk peragaan perang-perangan seperti di laut bebas danCircus (sirkus), tempat untuk berpacu kuda yang menarik kereta beroda dua.
7. Thermen
Merupakan tempatpemandian dengan ruang-ruang mandi berair panah, berair hangat dan dingin.
8. Bangunan istana
9. Gerbang kemenengan
10. Tiang kemenangan
Pada masa Gothik (100– 1400 M), kebudayaan Romawi tidak dapat dipisahkan dari perkembangan agamakristen. Agama kristen atau Nasrani sebenarnya telah berkembang sejak jamanpemerintahan Tiberius. Agama ini disiarkan oleh Yesus (Isa) dari nazareth, yangdilahirkan di Palestina. Agama Kristen ini berbeda dengan kepercayaan rakyatRomawi yang poltheis. Agama Nasrani memiliki kepercayaan monoteis. Denganpertimbangan-pertimbangan politik dan kemanan negara, Tiberius menjatuhkanhukuman mati kepada Yesus pada tahun 33. Tetapi kematian Yesus ini tidakberarti agama Kristen lenyap dari kehiduapan masyarakat Romawi, malahansebaliknya.

Setelah Yesus atauNabi Isa disalib dibukit Gologota, agama kristen berkembang sampai Mesir,Syria, Asia Kecil, dan ke Roma. Hampir selama tiga abad para pengikut agamaKristen dalam ketakutan dan dikejar-kejar oleh penguasa Roma. Pada tahun 395agama kristen ditetapkan sebagai agama negara. Dari masyarakat pemeluknyalambat laun timbul suatu bentuk kelompok kegerejaan yang disusun menurut organisasi-organisasiyang ada di Imperium Romanum (penguasa Roma).
Periode Gothik seniKristen mengalami hambatan-hambatan yang disebabkan oleh perpindahanpemerintahan dari Konsatantinopel ke Byzantium. Kekaisaran romawi mengalamiperpecahan menjadi Romawi Barat dan Romawi Timur. Romawi Barat mengalamikeruntuhan tahun 335 M.

Ketika penguasa Romamasih memusuhi para pengikut agam kristen, di Roma sendiri secarasembuyi-sembunyi berkembang seni Katamba. Sejak saat itulah lahir seniKatakomba yang meruapakn tanda lahirnya seni kristen awal. Katakomba sendirimerupakan kuburan-kuburan bawah tanah.

Kemudian dalammasyarakat Romawi pada masa Gothik ini selalu melakukan kebiasaan untukberkumpul di ruangan terowongan dengan tujuan mengadakan kegiatan agama. Dariseringnya diadakan perkumpulan, kemudian berkembang kebiasaan masyarakat untukmenghiasi dinding dengan motif jaman kuno. Motif-motif klasik yang digambardalam dinding-dinding terowongan ini, kemudian tergeser oleh perkembanganmotif-motif modern atau baru. Motif-motif yang baru ini biasanya berbentukmanusia dan binatang yang digambarkan secara simbolik untuk kepentingan agamakristen. Karya seni kristen awal ini anatara lain lukisan-lukisan kristussebagai “gembala yang baik”. Pada umumnya yang mengembangkan seni Katakomba iniadalah bukan seniman. Bagi mereka yang erpenting adalah dapat mengungkapkanarti dan ide melalui lukisan dan sebagai bakti mereka kepada agama kristen.Namun, justru “seniman-seniman” Katakomba ini menjadi pelopor seni nonrelistikpada abad pertengahan.

Ketika gerejamengalami kemerdekaan kembali pada abad ke-4, kemudian agama kristen dijadikanagama resmi, mulailah perkembangan seni banguan gereja. Pada masa itu, paraarsitek membangun gereja dengan menggunakan konsep dasar seni bangunan basilikabangsa Romawi, yaitu suatu bangunan untuk pertemuan-pertemuan umum berbentukpersegi panjang. Perkembangan selanjutnya adalah bagunan gereja dengan menaralonceng pada bad ke-6.

Seni bangunan padabangunan gereja adalah bangunan geraja dengan denah memusat dan berkubah sertamenggunakan denah memanjang atau basilika dengan langit-langit datar ataudengan lengkung silang. Contoh seni bangunan pada masa gereja adalah bangunangereja St.Andrea di Mantua dan gereja St.Novella di Feirence.

PERADABAN KUNO EROPA
Peradaban Kuno Eropaada 3, yaitu Peradaban Yunani, Peradaban Romawi, Dan Peradaban Pulau Kreta.

A. Peradaban Yunani

A.1 Letak Geograpis
Yunani terletakdiujung tenggara Benua Eropa. Sebagian besar kepulauan di Laut Aegea dan LautIonia masuk wilayah Yunani

A.2 Penduduk
Bangsa Yunaniterbentuk dari percampuran bangsa pendatang dari laut Kaspia dan dan pendudukasli yang terdiri dari petani.
Mereka membentuksuatu kelompok – kelompok kota yang disebut Polis. Polis-polis yang terkenaladalah : Athena, Sparta dan Thebe.

A.3 Kesenian
Pada masa kejayaanYunani banyak dibangun kuil-kuil. Dan yang terkenal adalah Acroplis dan KuilDewa Zeus. Mereka juga telah bisa membangun teater yang mampu menampung 15.000penonton. Seni satranya pun berkembang dengan baik. Pengarang sastra Yunaniyang terkenal adalah Homerus dengan karyanya yang berjudul Illyas.
A.4 Ilmu PengetahuanYunani
Yunani telah memilikiberbagai macam teknologi, diantaranya:
1. Menciptakan perahulayar.
2. Membuatbarang-barang dari tanah liat.
3. Menghasilkan karyaarsitektus seperti Kuil Dewa Zeus.
4. Mengembangkanindustri dan perdagangan.
5. Menghasilkanbenda-benda logam untuk keperluan perang.

A.5 Pemerintahan danHukum
Polis-polis yangterkemuka di Yunani:
1. Polis Athenamemimpin Yunani dari tahun 450-404 SM, pada masa ini kehidupan dalam masyarakatdemokratis, bebas berpikir dan berkarya. Dan muncul filosof-filosof besar yangterkenal : Socrates.
2. Polis Sparta,memerintah Yunani dari tahun 404 SM. Bangsa Sparta memerintah secara Militerdan kekerasan. Pada masa ini ilmu tidak berkembang
3. Polis Thebememerintah Yunani 371 SMolis Thebe berhasil mengalahkan polis SpartaAnatara polis-polisini selalu berperang sehingga akhirnya Yunani pun menjadi lemah.Yunani berhasildikuasai oleh Filipus Raja Macedonia pada tahun 338 – 336 SM.

A.6 Filsafat
Hasil pemikiran dankarya-karya filsafat bangsa Yunani, telah diterjemahkan dan dipelajari hinggakini. Para filsuf yunani merupakan konseptor yang meletakkan dasar-dasar alampikiran filsafat Eropa.Hasil filsafat Bangsa Yunani banyak diterjemahkan dan ditafsirkanoleh filsuf Islam, dan melalui kesusteraan Islam ini pikiran filsafat Yunanimasuk ke Persia dan negara-negara Asia lainnya.

Ciri-ciri FilsafatYunani :
• Metode berpikirlogis, rasional dan sistematis
• Cara penyelidikanterhadap gejala alam hingga ke detailnya. Filsafat ini menghasilkan hasil yangnyata dari segi pengetahuan alam dan sosial.

Filsuf Yunani
• Socrates, denganajarannya tentang Ilmu Kebijakan (filsafat etika) atau kesusilaan dengan logikasebagai dasar untuk membahasnya,
• Plato, denganajarannya mengenai ilmu ketatanegaraan dan undang-undang.
• Aristoteles, denganajarannya dalam bidang biologi dan filsafat sehingga sering disebut sebagaiahli biologi dan filsafat.
• Hipokrates, denganajarannya menyangkut kode etik dokter (sumpah dokter)

A.7. Kepercayaanbangsa Yunani
Kepercayaan bangsaYunani adalah memuja dewa-dewa, diantaranya :
• Zeus, Bapak paraDewa yang menguasai langit dan bumi
• Hera, Dewiperkawinan
• Ares, Dewa perang
• Hermes, Dewaperdagangan
• Aphrodite, Dewikecantikan

B. Peradaban Romawi

B.1. Letak Geografis
Romawi merupakantempat kuno di Eropa yang menjadi sumber kebudayaan Barat.
Terletak diSemenanjung Apenina (sekarang Italia). Batas-batasnya adalah :
• Sebelah Utarasemenanjung Apenina bersambung dengan daratan Eropa yang terdapat pegununganAlpen sebagi batas alam yang memanjang.
• Sebelah Barat Lautyang memisahkan Italia dengan Perancis.
• Sebelah Utaramemisahkan Italia dengan Swiss dan Austria.
• Sebelah Timur Lautdengan Yugoslavia.

B.2. PerkembanganSejarah Romawi

(a) Periode 1000 –510 SM Zaman Kerajaan
Pada masa iniSemenanjung Apenina dihuni oleh bangsa pendatang dari Laut Kaspia sedangkan dibagian Selatan di huni oleh bangsa Funisia dan Yunani. Diantara mereka terjadipercampuran sehingga melahirkan bangsa Romawi

Kota Roma didirikanmenurut Vergilius dalam karyanya Aenens, kota Roma didirikan 1754 SM. Kota Romadidirikan oleh Romulus anak Aeneis dan Lavinia putri Latinus (Raja negeriLatinum) yang telah membunuh saudara kembarnya Remus.

Kerajaan Romadiperintah seorang raja yang merangkap sebagai panglima perang dan hakimtinggi. Dalam menjalankan pemerintahannya Raja dibantu oleh Senat, yang terdiri300 orang golongan patricier (bangsawan). Roma menjadi negara Republik yang dikuasaikaum bangsawan (Aristokrasi)
(b) Periode 510 –31SM Zaman Republik
Pada masa ini Romaberbentuk Republik yang pemerintahannya dijalankan oleh dua orang Konsul yangdipilih oleh rakyat. Kemudian dibentuk dewan yang terdiri :
• Senat, yaitugolongan bangsawan
• Dewan PerwakilanRakyat, sebagian besar kaum bangsawan, hanya 4 orang golongan rakyat biasa. Dan4 orang ini mempunyai Hak Veto.

Sering terjadinyapertentangan antara golongan bangsawan dan Rakyat biasa sehingga golonganrakyat mengungsi ke pegunungan. Hal ini menyebabkan golongan bangsawanmenderita. Akibatnya golongan rakyat dipanggil dan diadakan perundingansehingga menghasilkan kesepakatan persamaan hak yang dituangkan dalam"Twaalftafelenwet" yaitu 12 meja batu undang-undang.

(c) Periode 31 SM –476 M Zaman Kekaisaran
Kaisar-kaisar yangpernah memerintah adalah :
• Kaisar Octavianusdengan gelar Kaisar Agustus dan Princeps Civitas (warga tertinggi yangterpilih,yang adil dan bijaksana) adalah peletak dasar kekaisaran Romawi.Wilayahnya meliputi Afrika Utara, Asia Barat, dan sebagian besar Eropa.KaisarOctavianus berkuasa hingga tahun 14 M, Hal penting yang ia wariskan adalahdimulainya penanggalan Masehi yang bertepatan dengan lahirnya Isa Al Masih.
• Kaisar Romawiberikutnya adalah Kaisar Nero (54-68 SM), Kaisar Nero terkenal sangat kejam danmembunuh para pemeluk agama Kristen.
• Kaisar Kaligula,terkenal kekejamannya
• Kaisar Vesvasianus(69-79 M), terkenal karena penindasannya terhadap bangsa Yahudi di Palestina,sehingga bangsa Yahudi terusir dari negerinya dan menyebar ke penjuru dunia
• Kaisar Hardianus(117-138 M)
• Kaisar KonstantinAgung (306-337M)
• Kaisar Theodosius(378-395M).
Pada masa TheodosiusRomawi dibagi menjadi 2 : Romawi Barat dengan ibukota Roma dan Romawi Timurdengan ibukota Konstantinopel. Romawi Barat jatuh tahun 476 M oleh Odoakarseorang panglima tentara sewaan Jerman, Romawi Timur jatuh tahun 1453 M ketangan Turki dan berubah menjadi Istambul.

B.3. Hasil KebudayaanRomawi
Kebudayaan Romawimerupakan perpaduan antara kebudayaan Yunani kuno dan Romawi. Misalnya :
• Nama-nama Dewa :Dewa Zeus diganti Jupiter, Aphrodite diganti Venus, Ares diganti Mars.
• Nama-nama bulan:
a) Januari = Jenusyaitu dewa bermuka dua,
b) Februari = Februayaitu pesta makan menyambut tahun baru dan angka-angka Romawi
c) September = septeyang berarti 7
d) Oktober =Okto yangberarti 8.
e) Pada jaman yuliusCaesar urutan bulan diubah karena dia ingin memasukan namanya yaitu Juli = 7,
f) Begitu juga masaOctavianus, Agustus = 8. Hal ini menyebabkan kacaulah urutan bulan.
• Organisasi Negaradan Kemiliteran, pendidikan, kesenian, filsafat ilmu pengetahuan, dan hukum(Codex Justinianus)

Valla, Lorenzo
Valla, Lorenzo(lōrān'tsō väl'lä) [kunci], c.1407-57, Italia humanis. Valla tahu Yunani danLatin dengan baik dan telah dipilih oleh Paus Nicholas V untuk menterjemahkanHerodotus dan Thucydides ke Latin. . Dari awal bekerja, dia adalah wakilbernafsu untuk humanis baru yang berusaha untuk belajar bahasa dan reformasipendidikan. Dari akhir 14. Sen melalui 16.., Yang humanists penelitian teksklasik dari jaman dahulu, percaya bahwa semangat kali Greco-Roma yang telahhilang pada abad dapat bangkit.. Dengan berkonsentrasi pada disiplin humanistikpuisi, retorika, etika, sejarah, dan politik, mereka diklaim khusus untukmartabat manusia dan melakukan.. Dalam merintis kerja kritikan, Vallamembuktikan bahwa tersangka Donasi panjang dari Constantine (lihat Constantine,dari Donasi) adalah seorang pemalsuan Latin karena teks ditulis empat abadsetelah kematian Constantine., sebuah dialog dalam tiga buku yang senangmenganalisa dan menawarkan humanis dan kutukan dari scholasticism monastikasceticism. dalam nada, ia diterima dengan permusuhan. De libero arbitriomenunjukkan bahwa teologi sengketa melalui ilahi sebelumnya dan manusia tidakakan dapat diselesaikan.  Karyabesar-Nya, enam buku yang Elegantiae linguae latinae (1444), was a brilliantfilologi pembelaan dari klasik Latin di mana dia contrasted yang elegan dariRoma kuno 'karya-khususnya dari Cicero dan Quintilian dengan kejanggalan-abaddan dari Gereja latin.. Ini bekerja secara sangat besar berpengaruh berlari ke60 edisi sebelum 1536. Valla dari penyelidikan ke dalam tekstual kesalahandalam terjemahan Injil dlm bahasa Latin spurred Erasmus untuk melakukan kajianterhadap Yunani Perjanjian Baru.

Makalah Khalifah islam


KHALIFAH ISLAM
Sejarah KeKhalifahanIslam
Rasulullah SAW telah memerintahkan kepada kaummuslimin agar mereka mengangkat seorang khalifah setelah beliau SAW wafat, yangdibai'at dengan bai'at syar'iy untuk memerintahkan kaum muslimin berdasarkan Kitabullahdan Sunnah Rasulullah SAW. Menegakkan syari'at Allah, dan berjihad bersama kaummuslimin melawan musuh-musuh Allah.
Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnyatidak ada Nabi setelah aku, dan akan ada para khalifah, dan banyak(jumlahnya)." para sahabat bertanya, "Apa yang engkau perintahkankepada kami? Nabi SAW menjawab, "penuhilah bai'at yang pertama, dan yangpertama. Dan Allah akan bertanya kepada mereka apa-apa yang merekapimpin." (HR. MUSLIM) Rasulullah SAW berwasiat kepada kaum muslimin, agarjangan sampai ada masa tanpa adanya khalifah (yang memimpin kaum muslimin).Jika hal ini terjadi, dengan tiadanya seorang khalifah, maka wajib bagi kaummuslimin berupaya mengangkat khalifah yang baru, meskipun hal itu berakibatpada kematian.
Sabda Rasulullah SAW : "Barang siapa matidan dipundaknya tidak membai'at Seorang imam (khalifah), maka matinya (seperti)mati (dalam keadaan) jahiliyyah."
Rasulullah SAW juga bersabda : "Jikakalian menyaksikan seorang khalifah, hendaklah kalian taat, walaupun (ia)memukul punggungmu. Sesungguhnya jika tidak ada khalifah, maka akan terjadiKekacauan." (HR. THABARANI)
sesungguhnya Allah SWT telah memerintahkan(kepada kita) untuk taat kepada khalifah. Allah berfirman : "Haiorang-orang yang berfirman, taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya), dan ulilamri diantara kamu." (AN NISA :59)
Kaum muslimin telah menjaga wasiat RasulullahSAW tersebut sepanjang 13 abad. Selama interval waktu itu, kaum muslimin tidakpernah menyaksikan suatu kehidupan tanpa ada (dipimpin) seorang khalifah yangmengatur urusan-urusan mereka. Ketika seorang khalifah meninggal atau diganti,ahlul halli wal 'aqdi segera mencari, memilih, dan menentukan penggantikhalifah terdahulu. Hal ini terus berlangsung pada masa-masa islam (saat itu).Setiap masa, kaum muslimin senantiasa menyaksikan bai'at kepada khalifah atasdasar taat. Ini dimulai sejak masa Khulafaur Rasyidin hingga periode paraKhalifah dari Dinasti 'Utsmaniyyah.
Kaum muslimin mengetahui bahwa khalifahpertama dalam sejarah Islam adalah Abu Bakar ra, akan tetapi mayoritas kaummuslimin saat ini, tidak mengetaui bahwa Sultan 'Abdul Majid II adalah khalifahterakhir yang dimiliki oleh umat Islam, pada masa lenyapnya Daulah KhilafahIslamiyyah akibat ulah Musthafa Kamal yang menghancurkan sistem kilafah danmeruntuhnya Dinasti 'Utsmaniyyah. Fenomena initerjadi pada tanggal 27 Rajab1342 H.

Dalam sejarah kaum muslimin hingga hari ini,pemerintah Islam di bawah institusi Khilafah Islamiah pernah dipimpin oleh 104khalifah. Mereka (para khalifah) terdiri dari 5 orang khalifah dari khulafaurraasyidin, 14 khalifah dari dinasti Umayyah, 18 khalifah dari dinasti'Abbasiyyah, diikuti dari Bani Buwaih 8 orang khalifah, dan dari Bani Saljuk 11orang khalifah. Dari sini pusat pemerintahan dipindahkan ke kairo, yangdilanjutkan oleh 18 orang khalifah. Setelah itu khalifah berpindah kepada Bani'Utsman. Dari Bani ini terdapat 30 orang khalifah. Umat masih mengetahuinama-nama para khulafaur rasyidin dibandingkan dengan yang lain. Walaupunmereka juga tidak lupa dengan Khalifah 'Umar bin 'Abd al-'Aziz, Harunal-rasyid, Sultan 'Abdul Majid, serta khalifah-khalifah yang masyur dikenaldalam sejarah.
Masa khulafaurRasyidin
1.Abu Bakar ash-Shiddiq ra (tahun11-13 H/632-634 M)
2.
Umar bin khaththab ra (tahun 13-23 H/634-644 M)
3.
Utsman bin 'Affan ra (tahun 23-35 H/644-656 M)
4.
Ali bin Abi Thalib ra (tahun 35-40 H/656-661 M)
5.Al-Hasan bin Ali ra (tahun 40 H/661 M)

Setelah mereka,khalifah berpindah ke tangan Bani Umayyah yang berlangsung lebih dari 89 tahun.Khalifah pertama adalah Mu'awiyyah. Sedangkan khalifah terakhir adalah Marwanbin Muhammad bin Marwan bin Hakam. Masa kekuasaan mereka sebagai berikut:
1.Mu'awiyah bin Abi Sufyan (tahun 40-64 H/661-680 M)
2.Yazid bin Mu'awiyah (tahun 61-64 H/680-683 M)
3.Mu'awiyah bin Yazid (tahun 64-68 H/683-684 M)
4.Marwan bin Hakam (tahun 65-66 H/684-685 M)
5.'Abdul Malik bin Marwan (tahun 66-68 H/685-705 M)
6.Walid bin 'Abdul Malik (tahun 86-97 H/705-715 M)
7.Sulaiman bin 'Abdul Malik (tahun 97-99 H/715-717 M)
8.'Umar bin 'Abdul 'Aziz (tahun 99-102 H/717-720 M)
9.Yazid bin 'Abdul Malik (tahun 102-106 H/720-724 M)
10.Hisyam bin Abdul Malik (tahun 106-126 H/724-743 M)
11.Walid bin Yazid (tahun 126 H/744 M)
12.Yazid bin Walid (tahun 127 H/744 M)
13.Ibrahim bin Walid (tahun 127 H/744 M)
14.Marwan bin Muhammad (tahun 127-133 H/744-750 M)


Setelah mereka,khalifah berpindah ke tangan Bani Umayyah yang berlangsung lebih dari 89 tahun.Khalifah pertama adalah Mu'awiyyah. Sedangkan khalifah terakhir adalah Marwanbin Muhammad bin Marwan bin Hakam. Masa kekuasaan mereka sebagai berikut:

I. Dari Bani 'Abbas
1. Abul 'Abbas al-Safaah (tahun 133-137H/750-754 M)
2. Abu Ja'far al-Mansyur (tahun 137-159H/754-775 M)
3. Al-Mahdi (tahun 159-169 H/775-785 M)
4. Al-Hadi (tahun 169-170 H/785-786 M)
5. Harun al-Rasyid (tahun 170-194H/786-809 M)
6. Al-Amiin (tahun 194-198 H/809-813 M)
8. Al-Mu'tashim Billah (tahun 218-228H/833-842 M)
9. Al-Watsiq Billah (tahun 228-232H/842-847 M)
10. Al-Mutawakil 'Ala al-Allah (tahun232-247 H/847-861 M)
11. Al-Muntashir Billah (tahun 247-248H/861-862 M)
12. Al-Musta'in Billah (tahun 248-252H/862-866 M)
13. Al-Mu'taz Billah (tahun 252-256H/866-869 M)
14. Al-Muhtadi Billah (tahun 256-257H/869-870 M)
15. Al-Mu'tamad 'Ala al-Allah (tahun257-279 H/870-892 M)
16. Al-Mu'tadla Billah (tahun 279-290H/892-902 M)
17. Al-Muktafi Billah (tahun 290-296H/902-908 M)
18. .Al-Muqtadir Billah (tahun 296-320H/908-932 M)

II. Dari Bani Buwaih19.Al-Qahir Billah (tahun 320-323 H/932-934 M)
1. Al-Radli Billah (tahun 323-329H/934-940 M)
2. Al-Muttaqi Lillah (tahun 329-333H/940-944 M)
3. Al-Musaktafi al-Allah (tahun 333-335H/944-946 M)
4. Al-Muthi' Lillah (tahun 335-364H/946-974 M)
5. Al-Thai'i Lillah (tahun 364-381 H/974-991M)
6. Al-Qadir Billah (tahun 381-423H/991-1031 M)
7. Al-Qa'im Bi Amrillah (tahun 423-468H/1031-1075 M)

III. Dari Bani Saljuk
1. Al Mu'tadi Biamrillah (tahun 468-487H/1075-1094 M)
2. Al Mustadhhir Billah (tahun 487-512H/1094-1118 M)
3. Al Mustarsyid Billah (tahun 512-530H/1118-1135 M)
4. Al-Rasyid Billah (tahun 530-531H/1135-1136 M)
5. Al Muqtafi Liamrillah (tahun 531-555H/1136-1160)
6. Al Mustanjid Billah (tahun 555-566H/1160-1170 M)
7. Al Mustadhi'u Biamrillah (tahun566-576 H/1170-1180 M)
8. An Naashir Liddiinillah (tahun576-622 H/1180-1225 M)
9. Adh Dhahir Biamrillah (tahun 622-623H/1225-1226 M)
10. Al Mustanshir Billah (tahun 623-640H/1226-1242 M)
11. Al Mu'tashim Billah( tahun 640-656 H/1242-1258 M)
Setelah itu kaum muslimin hidup selama 3,5tahun tanpa seorang khalifah pun. Ini terjadi karena serangan orang-orangTartar ke negeri-negeri Islam dan pusat kekhalifahan di Baghdad. Namundemikian, kaum muslimin di Mesir, pada masa dinasti Mamaluk tidak tinggal diam,dan berusaha mengembalikan kembali kekhilafahan. kemudian mereka membai'at AlMuntashir dari Bani Abbas. Ia adalah putra Khalifah al-Abbas al-DhahirBiamrillah dan saudara laki-laki khalifah Al Mustanshir Billah, paman darikhalifah Al Mu'tashim Billah. Pusat pemerintahan dipindahkan lagi ke Mesir.Khalifah yang diangkat dari mereka ada 18 orang yaitu :
1. Al Mustanshir billah II (taun 660-661 H/1261-1262 M)
2. Al Haakim Biamrillah I ( tahun 661-701 H/1262-1302 M)
3. Al Mustakfi Billah I (tahun 701-732 H/1302-1334 M)
4. Al Watsiq Billah I (tahun 732-742 H/1334-1354 M)
5. Al Haakim Biamrillah II (tahun 742-753 H/1343-1354 M)
6. al Mu'tadlid Billah I (tahun 753-763 H/1354-1364 M)
7. Al Mutawakkil 'Alallah I (tahun 763-785 H/1363-1386 M)
8. Al Watsir Billah II (tahun 785-788 H/1386-1389 M)
9. Al Mu'tashim (tahun 788-791 H/1389-1392 M)
10. Al Mutawakkil 'Alallah II (tahun 791-808 H/1392-14-9 M)
11. Al Musta'in Billah (tahun 808-815 H/ 1409-1426 M)
12. Al Mu'tadlid Billah II (tahun 815-845 H/1416-1446 M)
13. Al Mustakfi Billah II (tahun 845-854 H/1446-1455 M)
14. Al Qa'im Biamrillah (tahun 754-859 H/1455-1460 M)
15. Al Mustanjid Billah (tahun 859-884 H/1460-1485 M)
16. Al Mutawakkil 'Alallah (tahun 884-893 H/1485-1494 M)
17. al Mutamasik Billah (tahun 893-914 H/1494-1515 M)
18. Al Mutawakkil 'Alallah OV (tahun 914-918 H/1515-1517 M)
Ketika daulah Islamiyah Bani Saljuk berakhirdi anatolia, Kemudian muncul kekuasaan yang berasal dari Bani Utsman denganpemimpinnya "Utsman bin Arthagherl sebagai khalifah pertama Bani Utsman,dan berakhir pada masa khalifah Bayazid II (918 H/1500 M) yang diganti olehputranya Sultan Salim I. Kemuadian khalifah dinasti Abbasiyyah, yakni AlMutawakkil "alallah diganti oleh Sultan Salim. Ia berhasil menyelamatkankunci-kunci al-Haramain al-Syarifah. Dari dinasti Utsmaniyah ini telah berkuasasebanyah 30 orang khalifah, yang berlangsung mulai dari abad keenam belasMasehi. nama-nama mereka adalah sebagai berikut:
1. Salim I (tahun 918-926 H/1517-1520 M)
2. Sulaiman al-Qanuni (tahun 916-974 H/1520-1566 M)
3. salim II (tahun 974-982 H/1566-1574 M)
4. Murad III (tahun 982-1003 H/1574-1595 M)
5. Muhammad III (tahun 1003-1012 H/1595-1603 M)
6. Ahmad I (tahun 1012-1026 H/1603-1617 M)
7. Musthafa I (tahun 1026-1027 H/1617-1618 M)
8. 'Utsman II (tahun 1027-1031 H/1618-1622 M)
9. Musthafa I (tahun 1031-1032 H/1622-1623 M)
10. Murad IV (tahun 1032-1049 H/1623-1640 M)
11. Ibrahim I (tahun 1049-1058 H/1640-1648 M)
12. Mohammad IV (1058-1099 H/1648-1687 M)
13. Sulaiman II (tahun 1099-1102 H/1687-1691M)
14. Ahmad II (tahun 1102-1106 H/1691-1695 M)
15. Musthafa II (tahun 1106-1115 H/1695-1703 M)
16. Ahmad II (tahun 1115-1143 H/1703-1730 M)
17. Mahmud I (tahun 1143-1168/1730-1754 M)
18. "Utsman IlI (tahun 1168-1171 H/1754-1757 M)
19. Musthafa II (tahun 1171-1187H/1757-1774 M)
20. 'Abdul Hamid (tahun 1187-1203 H/1774-1789 M)
21. Salim III (tahun 1203-1222 H/1789-1807 M)
22. Musthafa IV (tahun 1222-1223 H/1807-1808 M)
23. Mahmud II (tahun 1223-1255 H/1808-1839 M)
24. 'Abdul Majid I (tahun 1255-1277 H/1839-1861 M)
25. "Abdul 'Aziz I (tahun 1277-1293 H/1861-1876 M)
26. Murad V (tahun 1293-1293 H/1876-1876 M)
27.
Abdul Hamid II (tahun 1293-1328H/1876-1909 M)
28. Muhammad Risyad V (tahun1328-1339 H/1909-1918 M)
29. Muhammad Wahiddin II (tahun 1338-1340 H/1918-1922 M)
30. 'Abdul Majid II (tahun 1340-1342 H/1922-1924 M)
Sekali lagi terjadi dalam sejarah kaummuslimin, hilangnya kekhalifahan. Sayangnya, kaum muslimin saat ini tidak terpengaruh,bahkan tidak peduli dengan runtuhnya kekhilafahan. Padahal menjaga kekhilafahantergolong kewajiban yang sangat penting. Dengan lenyapnya institusikekhilafahan, mengakibatkan goncangnya dunia Islam, dan memicu instabilitas diseluruh negeri Islam. Namun sangat disayangkan, tidak ada (pengaruh) apapundalam diri umat, kecuali sebagian kecil saja.
Jika kaum muslimin pada saat terjadinyaserangan pasukan Tartar ke negeri mereka, mereka sempat hidup selama 3,5 tahuntanpa ada khalifah, maka umat Islam saat ini, telah hidup selama lebih dari 75tahun tanpa keberadaan seorang khalifah. Seandainya negara-negara Barat tidakmenjajah dunia Islam, dan seandainya tidak ada penguasa-penguasa muslimbayaran, seandainya tidak ada pengaruh tsaqofah, peradaban, dan berbagaipersepsi kehidupan yang dipaksakan oleh Barat terhadap kaum muslimin, sungguhkembalinya kekhilafahan itu akan jauh lebih mudah. Akan tetapi kehendak Allahberlaku bagi ciptaanNya dan menetapkan umat ini hidup pada masa yang cukuplama.
Umat Islam saat ini hendaknya mulai rindudengan kehidupan mulia di bawah naungan Daulah Khilafah Islamiyah. Dan InsyaAllah Daulah Khilafah itu akan berdiri. Sebagaimana sabda Rasulullah"...kemudian akan tegak Khilafah Rasyidah yang sesuai dengan manhaj Nabi".Kami dalam hal ini tidak hanya yakin bahwa kekhilafahan akan tegak, lebih dariitu, kota Roma (sebagai pusat agama Nashrani) dapat ditaklukkan oleh kaummuslimin setelah dikalahkannya Konstantinopel yang sekarang menjadi Istambul.Begitu pula daratan Eropa, Amerika, dan Rusia akan dikalahkan. Kemudian DaulahKhilafah Islamiyah akan menguasai seluruh dunia setelah berdirinya pusat DaulahKhilafah. Sungguh hal ini dapat terwujud dengan Izin Allah. Kita akanmenyaksikannya dalam waktu yang sangat dekat. sumber Islamuda.com
Diposkan oleh Kisah7 di 23:45 http://img2.blogblog.com/img/icon18_edit_allbkg.gif

























2.SEJARAH PERADABAN ISLAM PADA MASA KHALIFAH

BAB I
PENDAHULUAN
Sejarah kebudayaandalam islam tidak bias lepas dari peranan budaya di masa lalu yangmembutuhkannya hingga seperti sekarang ini. Budaya-budaya tersebut diwariskansecara turun-temurun dikalangan umat Islam sendiri yang kemudian dalamprakteknya seakan sudah menjadi sebuah tradisi yang beradabtasi atau diambildari kebiasaan para sahabat rasul dimasa lalu. Dalam pembahasan berikut penulisberupaya untuk menjelaskan tentang peranan para sahabat dalam membentuk suatukebiasaan yang kemudian selanjutnya menjadi sebuah tradisi yang tidak biaslepas dan secara tidak langsung menjadi salah satu “produk budaya dalam agamaislam itu sendiri”.
RUMUSAN MASALAH
Dalam makalah ini agarlebih mudah untuk dipahami maka penulis berupaya untuk memberikan batasanhingga dapat dimengerti dengan jelas isi makalah ini sendiri secara baik denganrumusan sebagai berikut:
1. Siapasahabat-sahabat yang menjadi contoh utama dan sumber budaya setelah rasulwafat?
2. Kebiasaan-kebiasaansahabat apa saja kah yang kemudian menjadi sebuah tradisi dalam islam.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Khalifah Abu Bakar
Bicaramengenai budaya, maka budaya adalah suatu kebiasaan dimasyarakat yang manadijalankan menjadi sebuah tradisi secara turun temurun yang terbentuk polakebiasaan tertentu atau berupa peraturan tidak tertulis namun sebagai manadapat kita pahami bersama bahwa hal demikian sangat di pegang teguh dan kuatoleh masyarakat yang menjaga tradisi tersebut. Demikian pula dalam Islam adanyawarisan tradisi yang dipegang teguh umat islam yang menjaga tradisi tersebut.Demikian pula dalam islam adanya warisan tradisi yang dipegang teguh oleh umatIslam yang mana tidak lain berasal dari kebiasaan-kebiasaan dimasa lalu olehkalangan sahabat yang selanjutnya menjadi budaya dikemudian hari dalammasyarakat islam dalam perkembangannya sampai saat ini.
Salahsatu dari tradisi Islam itu sendiri adalah tidak lain dengan berdakwah sambilberdagang. Indonesia sendiri memaklumi hal tersebut melalui perdagangan yangmana Islam dibawa dan disiarkan oleh pedagang dari Gujarat India. Sejarahmencatat bahwa rasul sendiri adalah seorang pedagang dan dimasa jahiliyah punsalah seorang sahabat yakni Abu Bakar Ash Shiddiq berniaga guna mencukupikebutuhan hidup sembari menyebar luaskan agama Islam setelah beliau masuk Islam[1].
Dimasa Jahiliah beliau terkenal sebagai seorang yang jujur dan berhati suci.Tatkala agama Islam dating segeralah dianutnya. Dalam mengembangkan danmenyiarkan agama Islam beliau mendapat hasil yang baik. Banyakpahlawan-pahlawan Islam menganut agama Islam atas usaha dan seruan beliau AbuBakar.[2]
1. Pembai’atanAbu Bakar
Pada tahun 632 M Abu Bakar akhirnya dibaiat atau di lantik sebagaikhalifah pertama setelah wafat Nabi Muhammad saw. Abu Bakar sangat dikenalsebagai pemimpin yang sederhana, sebagai amirul mu’minin misalnya: Beliau masihtinggal di sebuah rumah di luar kota yang amat sederhana dan selama enam bulanmondar mandir ke tempat kerjanya di Madinah untuk melaksanakan tugas.[3]
Namun sebelumnya sempat terjadi perselisihan tentang siapa pemimpin yangmeneruskan kepemimpinan rasul Ali bin Abi Thalib menginginkan kedudukan beliaudalam Islam. Tetapi bahagian terbanyak dari kaum muslimin menghendaki Abu Bakarmaka dipilihlah beliau menjadi khalifah.[4]Hal ini juga tidak luput dari upaya sahabat lainnya yang lebih berhasilmeyakinkah kaum elite Islam: yaitu Umar bin Khatab yang dengan kepandaiannyamampu menyatukan umat degnan satu suara mengangkat Abu Bakar sebagai khalifahpengganti kepimpinan rasul.[5]
Sesudah Abu Bakar diangkat menjadi khalifah beliau berpidato. Dalampidatonya itu dijelaskannya siasat pemerintahan yang akan beliau jelaskan.[6]
Hanya dua tahun Abu Bakar memangku jabatan sebagai khalifah pertamaIslam, jadi tidak mengalami masa jatuhnya Siria. Pengabdiannya itu terpaksadiakhiri karena maut telah dating tanpa sedapat dicegah. Sejarah mencatatselama masa jabatannya itu Abu Bakar telah berhasil mengangerahkan sejumlah sukses.Permtama, di bawah masa kepemimpinannya Islam telah tersebar di Mesopatimia.Kedua, dalam waktu bersamaan dua tokoh Nabi palus telah berhasil dilenyapkanyaitu Tulaihah dan Musaelamah al Kadzab. Ketiga, di samping itu gagasannyauntuk melakukan kodifikasi Qur’an telah mewujudkan hasil awal yaitumengumpulkan naskah-naskah yang sebelumnya masih terserak.[7]
Dalam masa pemerintahan beliau tidak dapat dipungkiri ada beberapamasalah mencuat dikalangan muslim di antaranya munculnya para Nabi-nabi palsuhingga banyaknya syuhada yang hafiz Alquran sehingga mendorong kodifikasiAlquran itu sendiri sampai masalah pemberontakan suku-suku yang tadinya mengakuberiman menjadi murtad dan berbalik berhianat.
Di dalam kesulitan yang memuncak inilah kelihatannya kebesaran jiwa danketabahan hati Abu Bakar. Dengan tegas dinyatakannya seraya bersumpah, bahwabeliau akan memerangi semua golongan yang telah menyeleweng dari kebenaran,biar yang murtad, maupun mengaku jadi Nabi, ataupun yang tidak mau membayarkanzakat, sehingga semuanya kembali kepada kebenaran atau beliau gugur sebagaisyahid dalam memperjuangkan kemuliaan agama Allah.[8]
Ketegasan Abu Bakar ini disambut dan didukung kuat oleh golongan terbesardari kaum muslimin atau oleh seluruh kaum muslimin[9]walaupun sikap damai, karena huru-hara yang melandan hampir meliputi seluruhtanah Arab.
B. Umar Bin Khatab
Sebagaipengganti dan penerus kepemimpinan Islam, Umar bin Khattab lebih menyukai sebutanamirul mukminin atau pemimpin mereka yang beriman ketimbang sebutan khalifah.Bagaimanapun dia tetap di anggap sebagai khalifah kedua dari kelompokkhulafaurrasyidin atau khalifah yang mendapat petunjuk.
Pengangkatan,itu sebagai hasil penunjukan Abu Bakar sebelum wafat, meskipun setelah ituharus mendapatkan persetujuan para sahabat senior. Ditentukan bahwa meskipundia mendapatkan kekuasaan atas penunjukkan Abu Bakar, untuk selanjutnya diatidak akan melakukan hal yang sama. Dia akan menyerahkan pemilihan kepadamajelis pemilihan yang lebih bebas. Bahkan dalam kesempatan itu dia mintadikoreksi dan ditegur manakala melanggar janji.
Janjinyaitu memang ditepati, sehingga kepemimpinannya di kenal sangat tegas, jujur, danadil, meskipun tetap rendah hati dalam penampilannya. Tokoh itu banyakdiceritakan sebagai orang yang sangat sederhana.[10]
1. Ekspedisike Timur
Ekspedisi ini dipimpin oleh Khalid bin Walid. Dimasa Umar lah kemenanganKhalid dipresembahkan dengan menduduki Damaskus (Damsyik), ibu koa Siria atauSuriah pada tahun 641. Pada tahun 637 M mereka menaklukkan Persia.
2. Ekspedisikekawasan Magribi
Dalam ekspedisi ini dipimpin oleh Amr bin As. Langkah selanjutnya yangdilakukan Khalid bin Walid adalah menjadikan kota Heliopolis sebagai ibu KotaIslam di Mesir. Dalam perkembangan selanjutnya kota itu kelak dikenal sebagaiKairo lama yang kelak menjadi ibu kota Mesir. Tentu saja semua kesuksesan itudilaporkan kepada khalifah Umar di Madinah.
Setelah mendapatkan izin dan restu khalifah pasukan Amr bin As meneruskanekspedisi mereka kekawasan-kawasan matahari tenggelam di jalur utara Afrika.Dalam ungkapan bahasa Arab kawasan itu disebut Magribi, yang berasal darikosakata Ghurubi Syamsi yang berarti tenggelam matahari.[11]
3. Petaadministrasi pemerintahan
Setelah hampir semua kawasan Magribi takluk dibawah kendali Islam, makalengkaplah sudah kawasan Islam terbentang dari Magribi di barat sampai Indiadisebelah timur. Ternyata kawasan seluas itu menimbulkan konsekuensi yang tidakmudah dalam bidang pengaturan administrasi pemerintahan. Hal itulah yangdihadapi khalifah Umar yang dikenal sebagai L’organisateur de la victoire[12]
C. Usman Ibnu Affan
Siapa Usman Ibnu Affan?
Beliau adalah Usman ibnu Affan. Ibnu Abil Ash ibnuUmaaiyah. Dilahirkan diwaktu Rasulullah berusia 5 tahun dan masuk Islam atasseruan Abu Bakar Ash Shiddiq.
1. Usmandi angkat jadi khalifah.
Di waktu Umar kena tikam beliau tiada bermaksud hendak mengangkatpenggantinya. Tetapi kaum muslimin khawatir kalau-kalau terjadi perpecahansesudah Umar meninggal dunia, karena itu mereka mengusulkan agar Umar menunjuksiapa yang akan menjadi pengganti beliau. Beliau mencalonkan enam orang sahabatRasulullah yang telah diberi kabar gembira oleh Rasulullah akan masuk surge,mereka adalah orang-orang yang paling baik. Orang yang berenam itu aalah.Usman, Ali ibnu Abi Thalib, Thalhah, Zubair ibnu Awwam, Sa’ad ibnu Abi Waqqashdan Abdur Rahman Ibn Auf.
Umar berpulang ke rahmatullah, maka sahabat-sahabat yang berenam ituberkumpul untuk bermusyawarat. Maka, bermusyawarahlah segenap lapisan kaummuslimin, begitu juga dengan para calon (sahabat-sahabat yang ditunjuk olehUmar). Dari permusyawarahan itu dapatlah dia mengambil kesimpulan bahwapendapat tertuju kepada Usman dan Ali. Maka dipilihnyalah Usman, karena Usmanlebih tua dari Ali dan prilakunya lunak.[13]
2. PerluasanIslam di Masa Usman
PerluasanIslam di masa Usman dapat disimpulkan pada 2 bidang:
a. Menumpaspendurhakaan dan pemberontakan yang terjadi di beberapa negeri yang telah masukke bawah kekuasaan Islam di zaman Umar.
b. Melanjutkanperluasan Islam ke daerah: yang sampai di sana telah terhenti perluasan Islamdi masa Umar.
1) Penumpasanpendurhakaan dan pemberontakan
Daerah-daerahyang mendurhaka itu terutama ialah khurasan dan Iskandariah. Usman mengirimkanpasukan ke Khurasan dan Iskandariah tentara yang besar jumlahnya denganperlengkapan yang cukup. Bala tentara ini dapat menghancurkan kaum pemberontak,serta dapat mengembalikan keamanan dan ketentraman dalam daerah tersebut.
2) PerluasanIslam
Denganmempergunakan angkutan laut yang dimpimpin oleh muawiyah Ibnu Abi Sufyan tahun28 H, pula Cyprus dapat pula dimasukkan ke dalam wilayah Islam dan salah satupertempuran paling penting yaitu pertempuran “Dzatis Sawari” (pertempuran tiangkapal).[14]
D. Ali Ibnu Abi Thalib
1. Riwayat hidup Ali Ibnu AbiThalib
AliIbnu Abi Thalib Ibnu Abdil Mutthalib, putera dari paman Rasullah dan suami dariputeri beliau Fatimah. Ali semenjak kecil sudah dididik dengan adab dan budipekerti Islam. Lidahnya amat fasih berbicara. Pengetahuannya dalam agama Islamamat luas. Hamper pada setiap peperangan yang di pimpin oleh Rasulullah, Alitetap ada di dalamnya. Sering Ali dapat merebut kemenangan bagi kaum Muslimindengan mata pedangnya yang tajam.[15]
2. Pembai’atan Ali
Pembai’atanAli adalah pembai’atan dari rakyat terbanyak, yakni orang-orang yang telahmenjatuhkan Usman. Tak ada diantara sahabat-sahabat terkemuka yang dapatmenolak untuk membai’atan Ali, karena tidak seorang, juga diantara mereka yangsanggup menghadapi pancaroba. Oleh karena itu mau tak mau mereka memai’atmembai’at Ali, Kemudian banyak para Muhajirin dan Anshar yang mengikutitindakan mereka. Ali di bai’ah oleh rakyat terbanyak.
Denganmemperhatikan suasana pembai’atan Ali, dapat diambil kesimpulan bahwapembai’atan itu bukanlah dengan sepenuh hati kaum muslimin. Terutama Bani Umaiyah,mereka yang mempelopori orang-orang yang tidak menyetujui Ali.[16]
3. Politik Ali dalam Pemerintahan
Sesudahbeliau dibai’ah menjadi khalifah, dikeluarkannya dua buah ketetapan:
a. Memecat kepala-kepala daerahangkatan Usman
b. Mengambil kembali tanah-tanahyang dibagi-bagikan Usman kepada famili-famili dan kaum kerabatnya tanpa jalanyang sah. Demikian juga hibah atau pemberian Usman kepada siapapun yang tiadaberalasan, diambil Ali kembali.[17]
Banyakpeperangan yang mencetus di masa pemerintahan Ali, dan yang terpenting adalahdua buah, yaitu:
4. Peperangan Jamal
Dinamakanpeperangan Jamal (Unta) karena siti Aisyah istri Rasulullah dan puteri AbuBakar As Shiddiq ikut dalam peperangan ini dengan mengendarai Unta.i[18]
5. Perpangan Shiffin
Peperanganshiffin adalah peperangan antara Ali dan Mu’awiyah.[19]
6. Bertahkim
Akhirnyakedua golongan bersepakat bahwa masing-masingnya memilih seorang hakim. Orangsyam memilih Amr ibnul Ash dengan suara bulat. Tetapi dalam golongan Aliterjadi pertikaian pendapat suara terbanyak memilih Abu Musa al-Asy’ari.[20]
7. Sesudah peristiwa tahkim
Peristiwatahkim telah menguntungkan Mu’awiah, tetapi keuntungan itu bukanlah diumumkanpemberhentian Ali, dan penetapan Mu’awiha, melainkan karena peristiwa tahkimitu telah menimbulkan perpecahan pada lasykar Ali.
Kaumkhawarij mulailah memberontak dan meninggalkan Ali. Malahan berani pulamengerjakan perbuatan-perbuatan dosa, dan melakukan penganiayaan-penganiayaandan pelanggaran-pelanggaran di Irak.
Dalampada itu, keadaan Mu’awiyah di Syam telah stabil. Maka para sahabat yangbesar-besar seperti Sa’ad Ibnu Abi Waqqash, dan Abdullah Ibnu Umar mulailahberdatangan kesana menggabungkan diri dengan Mu’awiyah.
Mua’wiyahpun telah berhasil menggabungkan negeri Mesir ke dalam wilayah kekuasaannya.Demikianlah kekuasaan Ali makin lama makin berkurang, sebaliknya kekuasaanMu’awiyah terus menerus bertambah naik’.[21]
8. akhhir-akhir Riwayat Ali
diwaktubeliau bersiap-siap hendak mengirim balatentara sekali lagi untuk memerangiMu’awiyah, terjadilah suatu komplotan untuk mengakhiri hidup masing-masing dariAli, Mu’awiyah dan (Amr ibnu Ash).
Tetapidiantara ketiga orang itu hanyaolah Ibnu Muljam yang dapat membunuh Ali. IbnuMuljam menusuk Ali dengan pedang, waktu beliau sedang memanggil orang untukbersembahyang.
Dengandemikian berakhirlah riwayat Ali. Dengan berpulang nya Ali kerahmatullahhabislah masa pemerintahan al-Khulafaur Rasyidin.[22]

BAB III
PENUTUP
Dari pembahasan di atasdapat diambil kesimpulan: Dapat kita ketahui bahwa khulafaur Rasyidin itu ada 4orang yaitu: Abu Bakar Ash Shhiddiq, Umar bin AL Khattab, Usman bin Affan danAli bin mereka adalah para khalifah pengganti Rasulullah. Dan banyak sekalijasa-jasa yang telah mereka lakukan untuk islam, mulai daripenaklukan-penaklukan dan perluasan daerah, pemeliharaan Alquran, mempersatukanbanyak Negara menjadi satu Negara yaitu Negara Islam dan ini sudah dilakukansejak zaman Rasulullah, dan lain-lain.

DAFTAR PUSTAKA
Su’ud,Abu, Islamologi Sejarah, Ajaran dan Peranannya dalam Peradaban UmatManusia, Jakarta. PT Rineka Cipta, 2003.
Al-Kandahlawy,Muhammad Yusuf, Sirah Sahabat, Keteladanan orang-orang di Sekitar Nabi,Jakarta: Pustaka al-Kautsar, 1998.
Syalabi,A. Sejarah Kebudayaan Islam 1, Jakarta, PT. Pustaka al-Husna Baru, 2007.












3.Daulah Bani Umayyah
KATAPENGANTAR

Puji syukur alhamdulillah penulispersembahkan kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat dankarunia-Nya,sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.Shalawat dan salam penulis sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW yang diutus untukmenjadi rahamat sekalian alam. Seiring dengan itu ,tidak lupa penulis ucapkanterimakasih kepada dosen pembimbing yang telah memberikan motivasi dalammenyelesaikan makalah ini.

Makalah ini menjelaskan tentangsejarah Daulah Umayyah I. Mulai dari latar belakang berdirinya hinggakehancurannya. Penulis menyadari akan kekurangan dari makalah ini. Karena “Takada gading yang tak retak”. Oleh karenaitu,saran dan masukan dari berbagaipihak sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah ini dan semoga denganselesainya makalah ini dapat berguna bagi pembaca.



Penulis




BABI

PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG

Sepenimggalnya Khalifah Ali bin AbiThalib,kekhalifahan islam dipegang oleh Muawiyah bin Abu Sufyan. Seorang tokohyang kecewa atas kebijaksanaan yang diambil oleh Ali bin Abi Thalib dalammengambil keputusan terhadap kasus pembunuhan Khalifah Ustman bin Affan. Beliaujuga merupakan pendiri Daulah Umayyah.

Dalam makalah ini akan dibahastentang Islam pada masa Daulah Umayyah I atau tepatnya di daerah Damaskus,Suriah. Dan untuk lebih detailnya, perkembangan islam di Damaskus ini akandiuraikan pada bab Pembahasan.


B. RUMUSAN MASALAH
Adapun yang menjadi rumusan masalahdalam makalah ini adalah:
  1. Bagaimana latar belakang berdirinya Daulah Umayyah I di Damaskus
  2. Siapa saja khalifah yang terkenal
  3. Apa saja kebijakan dan karakteristik Daulah
  4. Apa saja penyebab kemajuan, kemunduran dan kehancuran Daulah Umayyah I di Damaskus.
Demikianlah mengenai sedikit isimakalah ini yang dapat tim penulis selesaikan.


BABII
PEMBAHASAN
DAULAHUMAYYAH

Bani Umayyah merupakan masakekhalifahan atau pemerintahan islam yang pertama setelah berakhirnya masapemerintahan Khulafaur Rasyidin.

A. Latar Belakang Berdirinya DaulahUmayyah

Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.Kekhalifahan islam dipegang oleh Abu Bakar as-Sidiq dan Bani Umayyah merasabahwa kelas mereka di bawah kelas kaum Anshar dan Muhajirin. Mereka harusmenunjukkan perjuangan mereka dalam membela islam ,untuk memiliki kelas yangsetingkat. Ketika Umar bin Khattab menjadi khalifah,mereka dikirim ke Suriahuntuk berperang melawan Bizantium. Atas jasanya,Yazid bin Abu Sufyan diangkatmenjadi gubernur disana.

Pada masa pemerintahan Usamn binAffan,Muawiyah bin Abu Sufyan diangkat menjadi gubernur di Suriah menggantikansaudaranya. Selain itu,Bani Umayyah menjadi penguasa disana.

Pada masa pemerintahan Ali bin AbiThalib merupakan awal dari kehancuran umat islam. Hal ini dikarenakan Muawiyahbin Abu Sufyan merasa tidak puas dengan kebijaksanaan Khalifah Ali bin AbiThalib ketika menangani kasus pembunuhan Usman bin Affan. Golongan ini merasasangat kecewa dengan pengangkatan Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah.Akhirnyaperselisihan ini memuncak menjadi Perang Jamal. Pereselisihan antarapihak Ali bin Abi Thalib dengan pihak Muawiyah tidak berakhir sampaidisitu,akan tetapi perselisihan ini memuncak menjadi Perang Shiffin. Dalamperang itu terjadi peristiwa Tahkim atau Arbitrase.akan tetapi peristiwa inimemunculkan satu golongan yang disebut dengan golongan Khawarij. Golongan ini adalahorang-orang yang kecewa dengan peristiwa Tahkim tersebut dari pihak Ali bin AbiThalib.

Ali bin Abi Thalib pun dibunuh olehsalah seorang dari kelompok Khawarij tersebut pada tahun 661 M. MeninggalnyaAli bin Abi Thalib membuat Muawiyah mengumumkan dirinya sebagai khalifah yangbaru dengan berpusat di Damaskus,Suriah. Akan tetapi,Hasan bin Ali,putra Alibin Abin Abi Thalib,tidak mau mengakuinya. Hal ini mulai menyulut pertentangandikalangan umat islam.Akhirnya Hasan bin Ali membuat perjanjian damai denganMuawiyah bin Abu Sufyan. Peristiwa ini dikenal dengan Aumul Jama'ah dan terjadipada tahun 41 atau 661 M.

Perjanjian itu dapat mempersatukankembali umat Islam dalam suatu kepemimpinan politik,dibawah Muawiyah bin AbuSufyan. Di sisi lain perjanjian itu menyebabkan Muawiyah menjadi penguasaabsolute dalam islam. Dinasti Umayyah berkuasa hampir satu abad,teoatnya selama90 tahun,dengan empat belas khalifah.


B. I. Khalifah-khalifah DaulahUmayyah
1.Muawiyah ibn Abi Sufyan {661-681M}
Muawiyah ibn Abi Sufyan adalahpendiri Daulah Bani Umayyah dan menjabat sebagai Khalifah pertama. Iamemindahkan ibu kota dari Madinah al Munawarah kekota Damaskus dalam wilayahSuriah.
2.Yazid ibn Muawiyah {681-683 M}
Lahir pada tahun 22 H/643 M. Padatahun 679 M,Muawiyah mencalonkan anaknya, Yazid, untuk menggantikannya. Yazidmenjabat sebagai khalifah dalam usia 34 tahun pada tahun 681 M. Ketika Yazidnaik tahta, sejumlah tokoh di Madinah tidak mau menyatakan setia kepadanya.Pada tahun 680 M, ia pindah ke Kufah atas permintaan golongan Syi'ah yang adadi Irak.

3.Muawiyah ibn Yazid {683-684 M}
Muawiyah ibn Yazid menjabat sebagaikhalifah pada tahun 683-684 M dalam usia 23 tahun.
4. Marwan ibn Al-Hakam {684-685 M}
Ia pernah menjabat sebagai penasihatKhalifah Ustman bin Affan. Untuk mengukuhkan jabatannya,maka ia sengajamengawini janda Khalifah Yazid, Ummu Khalid.
5. Abdul Malik ibn Marwan {685-705M}
Abdul Malik ibn Marwan dilantiksebagai khalifah setelah kematian ayahnya,pada tahun 685 M.
6.Al-Walid ibn Abdul Malik {705-715M}
Masa pemerintahan Walid ibn Malikadalah masa ketentraman,kemakmuran dan ketetertiban.
7. Sulaiman ibn Abdul Malik (715-717M)
Menjadi khalifah pada usia 42 tahun.Masa pemerintahannya berlangsung selama 2 tahun, 8 bulan. Ia tidak memilikikepribadian yang kuat, sehingga mudah dipengaruhi penasihat-penasihat disekitar dirinya.

8. Umar ibn Abdul Aziz (717-720 M)

Menjabat sebagai khalifah pada usia37 tahun. Ia terkenal adil dan sederhana.

9. Yazid ibn Abdul Malik (720-724 M)
Masa pemerintahannya berlangsungselama 4 tahun, 1 bulan. Ia adalah seorang penguasa yang sangat gandrungterhadap kekuasaan.
10. Hisyan ibn Abdul Malik (724-743M)
Menjabat sebagai khalifah pada usiayang ke 35 tahun. Ia terkenal sebagai seorang nearawan yangcakap dan ahlimiliter.
11. Walid ibn Yazid (743-744 M)
Masa pemerintahannya selama 1 tahun,2 bulan. Ia adalah salah seorang khalifah yang berkelakuan buruk.

12. Yazid ibn Walid (Yazid II) (744M)
Masa pemerintahannya berlangsungselama 16 bulan dan dia wafat pada usia 46 tahun. Selain itu, masapemerintahannya penuh kemelut dan kekacauan.

13. Ibrahim ibn Malik (744 M)
Pada masa pemerintahannya keadaannegara semkin kacau dan dia memerintah selama 3 bulan dan wafat pada tahun 132H.

14. Marwan ibn Muhammad (745-750M)
Beliau seorang ahli negar yangbijaksana dan seorang pahlawan. Beberapa pemberontak berhasil ditumpasnya ,tetapi dia tidak mampu menghadapi gerakan Bani Abbasiyah yang telah kuatpendukungnya.

B. II. Kalifah Yang Terkenal
Khalifah-khalifah yang terkenaldiantara ke 14 khalifah tersebut adalah:

1. Muawiyah bin Abu Sufyan
Muawiyah bin Abu Sufyan adalahpendiri Kekhalifahan Bani Umayyah. Ia memerintah selama sembilan belas tahun.Pada masa pemerintahannya islam menyebar kearah barat dan timur.

2. Abdul Malik bin Marwan
Pada masa pemerintaha Abdul Malikbin Marwan,pemberontakan-pemberontakan kaum Syi'ah masih berlanjut. Yangtermasyhur di antaranya adalah pemberontakan Mukhtar di Kufah pada tahun 685 -687 M. Mukhtar mendapat banyak pengikut dari kalangan kaum Mawali, yaitu umatIslam bukan Arab, berasal dari Persia, Armenia dan lain-lain yang pada masaBani Umayyah dianggap sebagai warga negara kelas dua. Ekspansi ke timur yangdilakukan Muawiyah kemudian dilanjutkan oleh khalifah Abd al-Malik.

3. Al-Walid bin Abdul Malik
Masa pemerintahan Walid adalah masaketenteraman, kemakmuran, dan ketertiban. Umat Islam merasa hidup bahagia. Padamasa pemerintahannyayang berjalan kurang lebih sepuluh tahun itu tercatat suatuekspedisi militer dari Afrika utara menuju wilayah barat daya, benua Eropa,yaitu pada tahun 711 M. Meskipun masa pemerintahannya sangat singkat, diaberhasil menjalin hubungan baik dengan golongan Syi'ah. Dia juga memberikebebasan kepada penganut agama lain untuk beribadah sesuai dengan keyakinandan kepercayaannya.

4. Umar bin Abdul Aziz
Umar bin Abdul Aziz memerintah dalamwaktu tidak lama,hanya sampai tahun 720 M atau hanya selama tiga tahun.Walaupun sebentar, ia berhasil mencapai banyak kemajuan.

5. Hisyam bin Abdul Malik

Kerusuhan terus berlanjut hinggamasa pemerintahan Khalifah berikutnya, Hisyam ibn Abd al-Malik (724-743 M).Bahkan di zaman Hisyam ini muncul satu kekuatan baru yang menjadi tantanganberat bagi pemerintahan Bani Umayyah. Kekuatan itu berasal dari kalangan BaniHasyim yang didukung oleh golongan mawali dan merupakan ancaman yang sangatserius. Dalam perkembangan berikutnya kekuatan baru ini, mampu menggulingkandinasti Umawiyah dan menggantikannya dengan dinasti baru, Bani Abbas.Sebenarnya Hisyam ibn Abd al-Malik adalah seorang khalifah yang kuat danterampil. Akan tetapi, karena gerakan oposisi terlalu kuat, khalifah tidakberdaya mematahkannya. Sepeninggal Hisyam ibn Abd al-Malik, khalifah-khalifahBani Umayyah yang tampil bukan hanya lemah tetapi juga bermoral buruk. Hal inimakin memperkuat golongan oposisi.


C. Kebijakan dan KarakteristikDaulah

Adapun kebijakan para khalifahDaulah Umayyah yang menjadikan Daulah Umayyah maju sekaligus sebagai penciriatau karakter daulah tersebut adalah:



  1. Pada masa Mu'awiyyah tergolong cemerlang. Ia berhasil menciptakan keamanan dalam negeri dan mengatarkan negara dan rakyatnya kepada kemakmuran serta kekayaan meliputi perluasan wilayah hingga Afrika Utara, wilayah Khurasan dan Bukhara (Turkistan) setelah menyeberangi sungai Oxus .

  1. Ekspansi ke timur yang dilakukan Muawiyah kemudian dilanjutkan oleh khalifah Abd al-Malik. Dia mengirim tentara menyeberangi sungai Oxus dan dapat berhasil menundukkan Balkh, Bukhara, Khawarizm, Ferghana dan Samarkand.Tentaranya bahkan sampai ke India dan dapat me¬nguasai Balukhistan, Sind dan daerah Punjab sampai ke Maltan. . Selain itu, Khalifah Abd al-Malik juga berhasil melakukan pembenahan-pembenahan administrasi pemerintahan dan memberlakukan bahasa Arab sebagai bahasa resmi administrasi pemerintahan Islam.

  1. Selain melakukan pembenahan administrasi pemerintahan, Khalifah Abdul Malik bin Marwan juga berhasil mengubah mata uang Bizantium dan Persia yang dipakai di daerah-daerah yang dikuasai Islam. Untuk itu, dia mencetak uang tersendiri dengan memakai kata-kata dan tulisan Arab.

  1. Pada masa pemerintahan Walid menampakkan kejayaan Dinasti Umayyah. Wilayah kekuasaannya pun bertambah luas sampai ke Spanyol di Barat dan Sina ( India ) di Timur.. Dia membangun panti untuk orang cacat, juga membangun jalan-jalan raya, pabrik-pabrik, gedung-gedung pemerintahan yang megah dan masjid-masjid.



5. Pada masa pemerintahan Umar binAbdul Aziz, dia melakukan berbagai perbaikan dan pembangunan sarana pelayananumum, speerti perbaikan lahan pertanian, penggalian sumur baru, penginapan bagimusafir dan lain-lain..


D. Kemajuan, Kemunduran danKehancuran Daulah Umayyah

D. I. Kemajuan-kemajuan DaulahUmayyah
Selain melakukan ekspansi keberbagai wilayah, ada beberapa hal penting yang di capai Daulah Umayyah, yaitu:
a. Menetapkan Bahasa Arab sebagaiBahasa resmi;
b. Mendirikan masjid Agung diDamaskus;
c. Membuat mata uang bertuliskankalimat syahadat;
d. Mendirikan rumah sakit diberbagai wilayah;
e. Menyempurnakan peraturanpemerintah;

f. Melakukan pembukuan Hadits Nabi.
Selain itu, Pada masa Daulah BaniUmayyah perkembangan kebudayaan mengalami kemajuan dan juga bidang seni,terutama seni bahasa, seni suara, seni rupa, dan seni bangunan (Arsitektur).
D. II. Kemunduran dan KehancuranDaulah Umayyah
Adabeberapa faktor yang menyebabkan dinasti Bani Umayyah lemah dan membawanyakepada kehancuran. Faktor-faktor itu antara lain adalah:

• Sistem pergantian khalifah melaluigaris keturunan adalah sesuatu yang baru (bid'ah) bagi tradisi Islam yang lebihmenekankan aspek senioritas. Pengaturannya tidak jelas. Ketidak jelasan sistempergantian khalifah ini menyebabkan terjadinya persaingan yang tidak sehat dikalangan anggota keluarga istana.
• Latar belakang terbentuknyadinasti Bani Umayyah tidak bisa dipisahkan dari konflik-konflik politik yangterjadi di masa Ali. Sisa-sisa Syi'ah(para pengikut Abdullah bin Saba' al-Yahudi )dan Khawarij terusmenjadi gerakan oposisi, baik secara terbuka seperti di masa awal dan akhirmaupun secara tersembunyi seperti di masa pertengahan kekuasaan Bani Umayyah.Penumpasan terhadap gerakan-gerakan ini banyak menyedot kekuatan pemerintah.
• Pada masa kekuasaan Bani Umayyah,pertentangan etnis antara suku Arabia Utara ( BaniQays ) dan Arabia Selatan ( Bani Kalb )yang sudah ada sejak zaman sebelum Islam, makin meruncing. Perselisihan inimengakibatkan para penguasa Bani Umayyah mendapat kesulitan untuk menggalangpersatuan dan kesatuan. Disamping itu, sebagian besar golongan mawali (nonArab), terutama di Irak dan wilayah bagian timur lainnya, merasa tidakpuas karena status mawali itumenggambarkan suatu inferioritas, ditambah dengan keangkuhan bangsa Arabyang diperlihatkan pada masa BaniUmayyah.
• Lemahnya pemerintahan daulat BaniUmayyah juga disebabkan oleh sikap hidup mewah di lingkungan istana sehinggaanak-anak khalifah tidak sanggup memikul beban berat kenegaraan tatkala merekamewarisi kekuasaan. Disamping itu, para Ulama banyak yang kecewa karenaperhatian penguasa terhadap perkembangan agama sangat kurang.
• Penyebab langsung tergulingnyakekuasaan dinasti Bani Umayyah adalah munculnya kekuatan baru yang dipeloporioleh keturunan al-Abbas ibn Abd al-Muthalib .



BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan
Daulah bani Umayyah I didirikan olehMuawiyah bin Abu Sufyan. Khalifah yang memimpin Daulah ini ada 14 orang. Selainitu, masing-masing khalifah ada yang membuat kemajuan dan ada juga yangmenyebabkan kemunduran Daulah Umayyah. Salah satu kemajuan yang di capai olehdaulah ini adalah berhasilnya menetaokan bahasa Aarb sebagai bahasa resmi dan mendirikanmesjid agung di Damaskus.

Salah satu penyebab kehancuran danruntuhnya daulah ini adalah . Lemahnya pemerintahan daulat Bani Umayyah jugadisebabkan oleh sikap hidup mewah di lingkungan istana sehingga anak-anakkhalifah tidak sanggup memikul beban berat kenegaraan tatkala mereka mewarisikekuasaan.

B. Saran

Belajar dari masa lalu merupakansesuatu yang perlu kita lakukan. Dari uraian di atas kita dapat mengambilpelajaran bahwa kita harus berusaha dengan maksimal agar bisa membuatperubahan. Di samping itu kita sebagai umat Islam juga harus bisa menjagapersatuan dan kesatuan agar musuh-musuh Islam tidak bisa menghancurkan kita.

DAFTARPUSTAKA


Yatim, Badri. 2004. SejarahPeradaban Islam. Jakarta .

Internet . id.wikipedia.org.
Internet .cossac
Internet. ilmupedia.com
Internet. makalah -ibnu.blogspot.com
Internet : hitsuke.blogspot.com 

Sample Text

Social Profiles

Pengikut

Guest Counter

Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Popular Posts

About

Featured Posts Coolbthemes